oleh

Klaim Sudah Level Zona Kuning, Sarana Olahraga dan Seni Dibuka di Kota Depok

Klaim Sudah Level Zona Kuning, Sarana Olahraga dan Seni Dibuka di Kota Depok

 

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Kota Depok–Pemerintah Kota Depok terus membenah penerapan PSBB Covid-19 di Kota Depok, Jawa Barat. Disebutkan Wali, Mohammad Idris, saat ini kota tetangga selatan DKI Jakarta ini sudah dalam level kuning menuju hijau dalam kedaruratan pandemi penyakit akut organ pernafasan ini. 

 

Dilaporkan TributeAsia, Kamis (25/6/2020), dengan Peraturan Wali (Perwal) Nomor 37 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Secara Proporsional Sesuai Level Kewaspadaan Sebagai Persiapan Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 di Kota Depok, sejumlah aktivitas luar rumah mulai dikenankan dengan persyaratan ketat mengikuti protokol. 

 

Disebutkan Mohammad Idris, secara resmi membuka aktivitas berkesenian serta olahraga skala kecil dalam rangka adaptasi kebiasaan baru (AKB) pada masa PSBB proporsional.

 

Pembukaan kegiatan olahraga ditandai dengan aktivitas idris bermain tenismeja dan bulutangkis bersama aparatur pemkot di Balai Rakyat Depok Utara, Jalan Jawa, Kelurahan Beji.

 

“Sebagian kegiatan sudah diperbolehkan beraktivitas. Pasalnya, saat ini Kota Depok sudah berada dalam zona kuning menuju zona hijau. Contohnya, dibukanya kembali gelanggang olahraga (GO) merupakan tahapan realisasi PSBB Proporsional menuju AKB. Seluruh olahraga indoor dan outdoor sudah diperbolehkan asal tidak mengundang kerumunan,” ungkap Idris. 

 

Sementara itu, Ketua KONI Kota Depok, Amri Yusra menyambut baik diperbolehkannya kegiatan latihan olahraga di Kota Depok. Pasalnya para atlet di sejumlah cabang olahraga sudah lama menunggu diperbolehkannya kegiatan olahraga.

 

Namun, tegas Amri, dalam latihan olahraga tentunya harus terukur, misalkan GO KONI yang berkapasitas 50 orang dibatasi hanya sekitar 15-20 orang saja.

 

“Dibukanya kegiatan olahraga ini menjadi sebuah kesempatan bagi masyarakat untuk berolahraga, khususnya para atlet untuk pembinaan prestasi,” kilas Amri. (Hira)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *