oleh

Dinas Perhubungan Lakukan Pembatasan Penumpang Selama Masa Transisi di Jakarta

Jakarta, Tribunasia.com – Dinas Perhubungan DKI Jakarta tentang pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) melakukan pengurangan kapasitas angkutan kendaraan umum.

Melalui Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta disampaikan, Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Sudinhub Jakarta Timur, Riky Erwinda pembatasan kapasitas 1 baris kursi terdapat 2 orang penumpang.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

” Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta No. 105 Tahun 2020 tentang Pengendalian Sektor Transportasi untuk pencegahan COVID-19 pada masa transisi menuju masyarakat sehat, aman dan produktif,” kata Ricky, Selasa (23/6/2020).

Pengecualian jumlah penumpang juga disampaikan Kasiops Sudinhub Jaktim terutama pada pemilik kendaraan pribadi. Khusus MRT maksimal 70 orang jumlah penumpang, dan LRT maksimal 30 orang jumlah penumpang serta Trans Jakarta 30 orang penumpang jenis single bus.

Pencegahan pada sektor Tansportasi meliputi:

1. Pengendalian kapasitas angkut pada transportasi pribadi dan umum serta jam operasional.
2. Pengendalian mobilitas penduduk melalui pengutamaan penggunaan sepeda dan berjalan kaki.
3. Perlindungan terhadap penumpang, awak dan sarana transportasi.

Selain itu, dia juga merinci ketentuan terkait kendaraan roda dua seperti driver online maupun pengemudi ojek pangkalan. Memasuki era transisi, pengemudi sepeda motor disarankan menggunakan alat pelindung diri sesuai standar protokol kesehatan.

” Sesuai dengan Peraturan Gubernur No. 51 Tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB Transisi yang dilakukan untuk mengendalikan dan mengurangi potensi menyebarnya wabah COVID-19 di wilayah DKI Jakarta,” ungkap Kasiops Sudinhub Jaktim.

Bagi pengemudi ojek online, masker dan hand sanitizer senantiasa perlu dilengkapi termasuk atribut dari aplikator di wajib dikenakan. Namun, untuk kendaraan ojol sendiri demi mencegah penularan COVID-19 harus rutin dilakukan penyemprotan disinfektan secara berkala. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *