oleh

Khotbah Imam Ali bin Abi Tholib a.s. tentang Mengambil Manfaat dari Al-Quran

 

وَ اعْلَمُوا أَنَّ هَذَا الْقُرْآنَ هُوَ النَّاصِحُ الَّذِي لاَيَغُشُّ وَ الْهَادِي الَّذِي لاَ يُضِلُّ وَ الْمُحَدِّثُ الَّذِي لاَ يَكْذِبُ وَ مَا جَالَسَ هَذَا الْقُرْآنَ أَحَدٌ إِلاَّ قَامَ عَنْهُ بِزِيَادَةٍ أَوْ نُقْصَانٍ زِيَادَةٍ فِي هُدًى أَوْ نُقْصَانٍ مِنْ عَمًى وَ اعْلَمُوا أَنَّهُ لَيْسَ عَلَى أَحَدٍ بَعْدَ الْقُرْآنِ مِنْ فَاقَةٍ وَ لاَ ِلأَحَدٍ قَبْلَ الْقُرْآنِ مِنْ غِنًى فَاسْتَشْفُوهُ مِنْ أَدْوَائِكُمْ وَ اسْتَعِينُوا بِهِ عَلَى لَأْوَائِكُمْ فَإِنَّ فِيهِ شِفَاءً مِنْ أَكْبَرِ الدَّاءِ وَ هُوَ الْكُفْرُ وَ النِّفَاقُ وَ الْغَيُّ وَ الضَّلَالُ فَاسْأَلُوا اللَّهَ بِهِ وَ تَوَجَّهُوا إِلَيْهِ بِحُبِّهِ وَ لاَ تَسْأَلُوا بِهِ خَلْقَهُ إِنَّهُ مَا تَوَجَّهَ الْعِبَادُ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى بِمِثْلِهِ وَ اعْلَمُوا أَنَّهُ شَافِعٌ مُشَفَّعٌ وَ قَائِلٌ مُصَدَّقٌ وَ أَنَّهُ مَنْ شَفَعَ لَهُ الْقُرْآنُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ شُفِّعَ فِيهِ وَ مَنْ مَحَلَ بِهِ الْقُرْآنُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ صُدِّقَ عَلَيْهِ فَإِنَّهُ يُنَادِي مُنَادٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَلاَ إِنَّ كُلَّ حَارِثٍ مُبْتَلًى فِي حَرْثِهِ وَ عَاقِبَةِ عَمَلِهِ غَيْرَ حَرَثَةِ الْقُرْآنِ فَكُونُوا مِنْ حَرَثَتِهِ وَ أَتْبَاعِهِ وَ اسْتَدِلُّوهُ عَلَى رَبِّكُمْ وَ اسْتَنْصِحُوهُ عَلَى أَنْفُسِكُمْ وَ اتَّهِمُوا عَلَيْهِ آرَاءَكُمْ وَ اسْتَغِشُّوا فِيهِ أَهْوَاءَكُمْ .

Iklan 52 Khutbah Jum'at

​Ketahuilah bahwasanya al-Qur’an adalah pemberi nasihat yang tulus dan tak pernah menipu, pemberi petunjuk yang tak pernah menyesatkan dan pembicara yang tak pernah berdusta.

Tidak seorang pun berkawan dengannya melainkan ia pasti beroleh tambahan dan pengurangan. Tambahan dalam petunjuk dan pengurangan dari kebutaan hati.

​Ketahuilah, tiada suatu kebutuhan setelah al-Quran, dan tiada suatu kecukupan sebelum al-Quran.

Jadikanlah ia sebagai penawar segala penyakit yang kamu derita, dan penolong dalam mengatasi segala nestapa.

Dialah obat segala penyakit yang terparah berupa kekufuran, kemunafikan, kejahilan dan kesesatan.

​Mintalah pada Allah segala kebaikan dengan mengikuti al-Qur’an.

Mendekatlah pada Allah dengan mencintai al-Qur’an.

Janganlah memperalat al-Quran demi mendapatkan sesuatu dari hamba-hamba Allah.

Tiada sesuatu sebaik al-Qur’an yang dapat dibawa seseorang ketika menghadap Tuhannya.

​la adalah pemberi syafaat yang beroleh izin dan dikabulkan syafaatnya.

la adalah pembicara yang dipercaya ucapannya.

​Barangsiapa disyafaatkan baginya oleh al-Qur’an di Hari Kiamat, niscaya akan terkabulkan syafaatnya.

Barangsiapa terbongkar rahasianya oleh al-Qur’an di Hari Kiamat, niscaya takkan dapat terhindar.

​Akan terdengar seruan di Hari Kiamat: “Hai, sesungguhnya setiap penanam akan menjalani ujian atas tanamannya serta akibat usahanya, kecuali penanam kebenaran al-Quran!”

​Oleh sebab itu, jadilah kamu di antara para penanam dan pengikutnya.

Jadikanlah ia sebagai penunjuk jalan menuju Tuhanmu.

​Ikutilah nasihatnya dan cemoohlah pendapatmu bila berlawanan dengannya, atau kecenderungan nafsumu bila menyimpang darinya.

( Nahj al-Balaghah, khutbah 176)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *