oleh

Tujuan Berpuasa (renungan menjelang Ied)

Selamat Idul Fitri 1441 H

oleh Imron Fadhil Syam

Tujuan dari puasa itu melepaskan mata kita dari hal-hal duniawi dan berpusat kepada Allah.

Iklan RB

Puasa itu upaya menyatakan kepada Allah, dan kepada diri sendiri, bahwa saudara serius dalam menjalin hubungan dengan Allah.

Puasa menolong saudara dalam memperoleh perspektif baru dan memperbaharui ketergantungan kepada Allah.

Puasa demi memusatkan perhatian pada Allah dengan cara yang lebih baik sudah dapat dianggap sebagai puasa.

Puasa bukan untuk menghukum tubuh saudara, tapi supaya bisa memusatkan perhatian pada Allah.

Puasa tidak boleh dianggap sebagai salah satu “metode diet.” Jangan berpuasa untuk menghilangkan berat badan, tapi untuk memperoleh persekutuan yang lebih dalam dengan Allah.

Benar, siapa saja bisa berpuasa. Ada orang-orang yang tidak bisa puasa makan (krn uzur misalnya), tapi setiap orang dapat, untuk sementara, meninggalkan sesuatu demi memfokuskan diri kepada Allah.

Dengan mengalihkan akal, mata dan pendengaran dari hal-hal dunia ini, kita dapat memusatkan diri dengan lebih baik. Puasa bukanlah cara membuat Allah melakukan apa yang kita inginkan. Puasa mengubah kita, bukan Allah.

Puasa itu bukanlah cara untuk terlihat lebih rohani dibanding orang lain. Puasa harus dilakukan dalam kerendahan hati dan penuh sukacita.

Apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa.

Amin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *