oleh

Mereka Yang Bekerjanya Tak Tersorot Camera

Selamat Idul Fitri 1441 H

(ILC TV One)

Geisz Chalifah.

Iklan RB

Setiap sebuah acara apapun dan dimanapun adanya pasti ada orang2 yang bekerja menyiapkan segalanya lebih dahulu dan paling terakhir untuk pulang kerumah, karena mereka juga yang harus merapikan kembali segala sesuatunya.

Dalam pagelaran Jakarta Melayu Festival yang kami adakan setiap tahun, saya selalu memperhatikan teman-teman yang mendekor panggung, menyiapkan tarikan kabel untuk sound sistem maupun lihgting dari malam hari sebelumnya sebelum acara berlangsung. Melakukan berbagai pekerjaan-pekerjaan yang tak disorot kamera tak tampil dipanggung tapi tanpa mereka maka acara tak bisa terlaksana.

Selasa malam (12 May 2020) saya mendapat kesempatan untuk bicara kembali diacara TV One sebuah forum berwibawa bernama ILC.

Sebelum acara berlangsung saya sempat melihat sebuah ruangan yang dipenuhi oleh beragam peralatan yang tentu disiapkan dari beberapa jam sebelumnya.
Acara itu berlangsung disebuah hotel dibilangan Jakarta Pusat.

Ketika tiba waktu saya untuk bicara, Jam menunjukkan sudah melewati jam 12 malam.
Dan saya putuskan untuk bicara singkat saja.

Esoknya beberapa pertanyaan lalu hadir diakun media sosial saya, mengapa bicaranya pendek sekali dan tak menjawab pernyataan dari lawan diskusi saya yang kebetulan saya kenal bernama Ali Mochtar Ngabalin?

Pilihannya adalah dua hal: Saya menjawab pernyataan seorang Ali Mochtar Ngabalin yang tentu saja akan semakin larut waktunya atau saya mendiamkan saja agar teman-teman yang bekerja tanpa disorot kamera itu bisa segera kembali kerumahnya bisa segera sahur bersama keluarganya, karena mereka harus merapikan kembali segala sesuatunya seperti semula.

Saya memilih yang kedua. Agar terhindar dari ego yang hanya mengedepankan eksistensi diri.

Mereka (teman-teman) yang bekerja tak terlihat kamera tak tampil dipanggung ketika acara berlangsung, adalah orang-orang yang seringkali “tak terlihat” oleh kita tapi tanpa mereka acara dimanapun adanya tak pernah ada.

Salam hormat dan sejuta respek pada semua teman yang berada dibalik panggung.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *