oleh

Dinilai Berkinerja Buruk, Mantan Dirut PDAM Kota Depok Ikut Lelang Jabatan Lagi

Selamat Idul Fitri 1441 H
Ketua Dewas PDAM Tirta Asasta/Setda Kota Depok, Hardiono

Masa kerja Dewan Direksi PDAM Tirta Asasta Kota Depok periode 2015 – 2020 sudah berakhir. Saat ini Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Direktur Utama PDAM Tirta Asasta Kota Depok telah menyeleksi dan kantongi sembilan nama peserta yang lulus tahap seleksi administrasi yaitu,

  1. Muhammad Olik Abdul Holik
  2. Sudirman
  3. Mohamad Syaiful Bahri
  4. Asep Wardana Wahyu
  5. Ade Dikdik Isnandar
  6. Aep Saepuloh
  7. Mochamad Hatta Sukarno
  8. Osman Ritanto
  9. R Joko Sarjanoko

Dilaporkan tribunasia.com, Kamis (14/5). Di antara mareka ini nantinya akan menjabat sebagai Dirut PDAM periode 2020 – 2025. Selanjutnya para peserta akan mengikuti uji kesehatan dan kebugaran (UKK) dan psikotes.

Iklan RB

Disebutkan Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Banu Muhammad Haildir, yang saat sebagai Pejabat Sementara Dirut PDAM pascalengsernya Muhammad Olik Abdul Holik, tahap seleksi administrasi UKK, dan psikotes jadi tugas PSJ sedangkan Dewas dan wali kota akan ikut campur ketika tahap wawancara calon yang lolos seleksi tahap awal.

“Iya, sekarang dalam tahap proses seleksi jabatan calon dirut baru. Sekarang masih tahap di panitia seleksi. Nanti Dewas PDAM dan Wali Kota terlibat saat memasuki tes wawancara,” ujar Banu kepada wartawan.

“Sudah baru saja saya tegur panselnya. Itu kenapa panitia tidak jeli dan masih meloloskan Dirut lama Pal Holik. Padahal kinerjanya buruk. PDAM harus dipimpin oleh orang baru,” sebutnya.

Seharusnya, selain capaian RPJMD, ada faktor lainnya yang patut dievaluasi oleh Dewas PDAM terhadap direksi sebelumnya untuk menjadi acuan pansel. Yaitu adanya praktik nepotisme karyawan dan lemahnya leadership Holik di kalangan internal PDAM, membuat iklim kerja di PDAM melemah. Konon, Holik selama ini bekerja one man show dalam setiap pengambilan kebijakan di PDAM. Khususnya kebijakan menyangkut kegiatan pengadaan dan anggaran tanpa memperhitungkan masukan dari direksi lainnya.

Pjs Direktur/Anggota Dewas PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Banu Muhammad Haidlir (ist)

Dilain pihak, dijelaskan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok Nina Suzana, Pemkot Depok, lima tahun masa jabatan Holik, telah menggelontorkan dana penyertaan Modal kepada PDAM sebesar Rp495 miliar untuk mencapai target RPJMD yaitu sambungan langganan (SL) target 30 persen penduduk Depok yakni 100.100 SL dan menanggulangi kehilangan air sebesar 25 persen.

Pada saat masa jabatan direksi yang lama dinyatakan target tersebut tidak tercapai. SL hanya bertambah 15.000 atau hanya 17 persen dari target 100.100 SL dan target program kegiatan kehilangan air tercapai 29 persen dari target 25 persen.

Padahal dana penyertaan modal Pemkot Depok sudah dicairkan sebesar Rp420 miliar atau 75 persen dari total Rp495 persen, selama kurun waktu 5 tahun terakhir.

Kepala BKD Kota Depok, Nina Suzana

Tentang keheranan dari Sekda Dspok dan Ketua Dewas Tirta Asasta pada mantan Dirut PDAM Muhammad Olik Abdul Holik, muncul menjadi salah satu dari sembilan peserta seleksi yang lulus seleksi administrasi lelang jabatan Dirut PDAM, oleh panitia seleksi, Banu Muhammad ketika dikonfirmasi mengaku tidak tahu-menahu akan hal itu, karena dirinya bukan bagian dari tim pansel.

“Mungkin bisa ditanya ke Pansel, saya bahkan ngga tahu itu. Karena saya bukan bagian dari pansel,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Pansel Lelang Jabatan Dirut PDAM, Wahid menyatakan dalam tahap seleksi administrasi, pansel hanya meneliti pemenuhan dokumen lamaran terhadap dokumen yang dipersyaratkan. Penilaian kinerja akhir masa jabatan direksi telah dilakukan secara tertulis oleh Dewas. Jadi ada perbedaan persepsi di dalam Dewas.

“Sejauh ini saya tidak menemukan dokumen resmi yang menyatakan direksi pdam periode sebelumnya tak mencapai target RPJMD,” ucap Wahid yang juga selaku Kabag Ekonomi pada Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Sekda Kota Depok ini. (Hira)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *