oleh

Bunuh Puan di Danau Pengarengan, Dua Laki Rampok Ditangkap Polisi Depok

Depok, TribunAsia.com – Polres Metro Depok berhasil mengungkap pelaku perampokan disertai pembunuhan seorang puan DNKh (51) di tepi Danau Pengarengan RT 02, RW 011, Cisalak, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.

“Ya, kasus pembunuhan disertai perampasan barang korban yang terjadi di Jalan Insinyur Juanda di tepi sebuah danau sudah dapat diungkap. Ada dua lelaki yang diduga kuat pelakunya sudah ditangkap oleh Satreskrim. Selanjutnya selain dua orang sudah dijadikan tersangka,” ucap Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah. Dilaporkan, Ahad (26/4/2020).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Diduga kuat antara dua lelaki pelaku yaitu RT (25) dan IR (17) sudah saling mengenal. RT dan IR yang berjanjian dan menjemput DNKh di Kober, Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Rabu larut malam 22.
30 WIB (15/4).

Dari Kober, Kalisari mareka bertiga berboncengan dengan satu motor Honda Supra tanpa nomor polisi berkendara sejauh sekira 8,5 kilometer ke Setu Pangarengan di Jalan Juanda, Kota Depok. Disinilah, di lokasi yang memang sepi jika malam hari dan kerap dijadikan tempat pasangan bersepi-sepi untuk pacaran, wanita ini dibunuh untuk dirampok hartanya.

Oleh kedua pelaku jahat ini, korban langsung didekap tubuhnya lau diringkus, kemudian lehernya digorok celurit hingga mati di tempat. Barang-barang milik puan tua warga Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah diambil pelaku yaitu cincin, ponsel Samsung warna putih, kalung, dan uang tunai Rp1,3 juta.

Sat Reskrim Polres Metro Depok dipimpin Kompol Deddy Kurniawan mengungkap pembunuhan sadis ini. Pelaku RT dan IR ditangkap malam hari di kawasan tempat tinggal mareka di Kampung Tipar, Mekarsari, Cimanggis, Kota Depok pada hari Jumat (25/4) pukul 21.00 WIB tanpa perlawanan.

Perampokan sadis yang dilakukan keduanya ini terancam sanksi hukuman berlapis tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan atau pembunuhan berencana sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 KUHP Jo 338 KUHP Jo 340 KUHP dengan hukuman minimum seumur hidup.

Menurut keterangan pelaku RT cincin dijual di Pasar Rebo Jaktim, sedangkan kalung dijual pelaku IR ke Pasar Cisalak Sukmajaya. (Hira)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *