oleh

Inovasi Pengusaha ‘EO’ Hadapi Masa Pandemi Covid-19 Manfaatkan Sosmed

Sejak virus Corona (Covid-19) mewabah di Indonesia, hingga saat ini telah ribuan masyarakat yang positif terpapar virus dari Wuhan, Cina. Untuk memutus rantai penyebaran, pemerintah Indonesia terus mengeluarkan kebijakan mulai dari himbauan untuk mengurangi kegiatan di luar rumah atau Social Diatance hingga yang terbaru adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dampak dari semua itu adalah lumpuhnya perekonomian yang juga pada akhirnya menyebabkan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di beberapa perusahaan.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang Event, tekanan besar juga dirasakan oleh PT Starindo Mitradasa Cipta dimana banyak event yang harus dibatalkan karena himbauan pemerintah.

” Sangat berdampak sekali, effect dari wabah Covid-19 semua event atau kegiatan yang sudah di plant, di postpone oleh klien, karena kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang dihentikan total oleh pemerintah sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan hingga pandemi ini berlalu,” jelas Direktur Utama PT Starindo Mitradasa Cipta, Rini Indriani, Selasa (14/4/2020).

Menurut Rini, di Travel Services, pariwisata dosmestik dan macanegara, penerbangan telah diberhentikan operasinya sementara waktu, termasuk dalam penyelenggaraan ibadah Umroh, Kerajaan Saudi Arabia juga telah menutup Ka’bah. Hal tersebut menjadikan bidang usaha tidak berjalan mulus.

” Sehingga sangat berdampak sekali terhadap perusahaan, karena tidak ada perputaran bisnis. Disisi lain perusahaan harus bertahan secara finansial. Karena ada tanggung jawab terhadap karyawan dan perusahaan secara umum,” tandasnya.

Namun demikian, perusahaan yang dikenal dengan brand “STARGATE” dan berpengalaman dibidang Mice, Event dan Travel Service’s tersebut selalu berusaha untuk memberikan solusi, ide-ide kreatif, unik dan novatif, agar roda perusahaan tetap berjalan.

” Demi menjaga produktifitas perusahaan, mengikuti arahan dari pemerintah untuk melakukan pekerjaan di rumah. Dari sisi managerial para karyawan telah diberikan tugas masing-masing sesuai job desknya. seperti mematangkan konsep-konsep, branding, dan meningkatkan jumlah followers di social media dan tetap menjaga komunikasi klien,” ujarnya.

Rini menambahkan, “Kami juga coba membuat konsep bisnis jangka pendek, dengan menciptakan sebuah bisnis untuk memenuhi kebutuhan2 masyarakat pada saat ini,” sambung dia lagi.

Lebih jauh, Rini memaparkan bahwa perusahaan yang berdiri sejak tahun 2009 tersebut, tetap mengadakan kegiatan yang dilakukan tanpa harus mengumpulkan orang atau tetap menaati himbauan pemerintah soal social distance.

Kini pihaknya tetap memberikan kemudahan kepada mitra dan pelanggan yang membutuhkan support dalam hal pekerjaan mice dan event yang simple. Termasuk ide-ide kreatif dan unit dikemas dalam konsep yang inovatif serta memberikan nuansa yang beda.

Ia menyampaikan, pelayanan dan hasil yang berkualitas dalam menyediakan SDM siap bekerja untuk perusahaan ditengah pandemic Covid-19 seperti saat ini.

” Dan kami tetap terus meningkatkan brand awareness perusahaan melalui kegiatan media social baik itu Instagram, facebook dan youtube. Serta tetap interaktif dengan customer, dengan memberikan info-info mengenai EO secara global yang bisa dilakukan secara live atau pun video dan membuat produk-produk creative yang bisa ditawarkan secara online,” terangnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *