oleh

Ini Kampung Siaga Covid 19 Depok

Depok, TribunAsia.com – Pemerintah Kota Depok sudah pembentukan Kampung Siaga Covid-19 di tingkat rukun warga (RW) diseluruh Kota Depok. Sudah ada keselesaian mencapai 97 persen wilayah seantero kota, sejak pertama diresmikan sebagai kebijakan pada 2 April 2020 lalu.

Dengan total 924 RW jadi Kampung Siaga Covid-19 disebutkan Wali Kota Depok Mohammad Idris sejumlah kecamatan dengan cakupan Kampung Siaga Covid-19 sempurna alias seratus persen, antara lain Kecamatan Cimanggis, Tapos, Cipayung, Beji, Cinere, Limo, Sawangan, dan Bojongsari.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Sedangkan kecamatan yang belum semuanya RW-nya ada Kampung Siaga Covid-19 yakni Kecamatan Sukmajaya, Cilodong, dan Pancoranmas.

“Pemerintah Kota Depok mengandalkan Kampung Siaga Covid-19 di tingkat RW yang dianggap efektif memperkuat solidaritas dan kesadaran warga mengenai pandemi Covid-19 di Depok. Setiap Kampung Siaga Covid-19 disebut akan menerima kucuran insentif Rp 3 juta,” ujar Idris. Dilaporkan TribunAsia.com, Selasa (14/4/2020).

Program ini rencananya juga berperan membuat sistem informasi kesehatan warga serta menjamin keamanan warga di level RW. Kampung Siaga Covid-19 juga dapat difungsikan untuk monitoring kasus terkonfirmasi positif, ODP (orang dalam pemantauan) dan PDP (pasien dalam pengawasan) Covid-19; serta menjadi penyalur bantuan logistik bagi warga yang menjalani karantina mandiri.

Peran Kampung Siaga Covid-19 demi pertebal kesadaran warga hingga bangun lumbung logistik darurat. Wali Kota Depok Mohammad Idris resmi menjadikan gerakan Kampung Siaga Covid-19 sebagai bentuk antisipasi pandemi yang disebabkan virus corona tipe 2 atau SARS-CoV-2. (##)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *