oleh

Peran Serta “The Katir Center” dalam Penanganan Covid 19 di Yogyakarta

Yogyakarta, TribunAsia.com – Dalam rangka ikut menanggulangi wabah covid 19 di Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya wilayah Kabupaten Bantul DIY, rumah aspirasi “The Katir Center” giat melaksanakan aktivitas penyemprotan dan pembagian bahan disinfektan kepada masyarakat. Diharapkan dengan kegiatan ini wilayah DIY khususnya Kecamatan Banguntapan, Bantul DIY dapat segera terbebas dari pandemi covid 19”.
Demikian disampaikan Katir Triatmojo anggota DPRD Provinsi DIY pada Sabtu (11/04/2020) di sela-sela kegiatan penyemprotan disinfektan di wilayah Banguntapan, Khususnya Kelurahan Baturetno, DIY.


Katir Triatmojo yang diwawancarai di kawasan Desa Pelem Kidul, Baturetno lebih jauh menjelaskan, kegiatan pendampingan masyarakat dan penyemprotan disinfektan selama masa pandemi covid 19 dilaksanakan setiap hari oleh rumah aspirasi The Katir Center.
Penyemprotan tersebut dilakukan sesuai jadwal yang telah disusun sehingga diupayakan dapat menjangkau semua kelurahan di wilayah kecamatan Banguntapan khususnya, dan Bantul Timur pada umumnya.
Anggota legislatif DIY dari Fraksi PDI-P yang pernah melaksanakan nazar berjalan kaki sejauh 30 Km dari kantor DPRD DIY ke kediamannya di Banguntapan menerangkan pula bahwa rumah aspirasi The Katir Center didirikan pada Februari 2020 ketika wabah covid 19 baru saja mengancam tanah air.
Sebagai rumah aspirasi, The Katir Center siap menyerap aspirasi warga masyarakat dalam bidang pembangunan, kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan untuk ditampung dan disampaikan kepada DPRD DIY.
Kegiatan penyemprotan kali ini dilaksanakan di tiga titik yakni di Kelurahan Baturetno, Sampangan dan Tamanan. Semuanya di wilayah Kecamatan Banguntapan, Bantul DIY. Setiap hari dilaksanakan 2-3 titik penyemprotan, bahkan hingga 5-6 titik jika dibutuhkan masyarakat dengan penyediaan 30 alat semprot dan bahan disinfektan.
Menanggapi informasi yang beredar bahwa di wilayah Kecamatan Bantuntapan banyak ditemui ODP dan PDP terkait covid 19, Katir Triatmojo menyatakan mungkin saja hal tersebut disebabkan oleh tingkat kepadatan penduduk wilayah Kecamatan Banguntapan yang merupakan salah satu wilayah terpadat di Kabupaten Bantul, ditambah para pendatang yang memasuki wilayah DIY.
Untuk itu upaya yang telah dilakukan antara lain dengan sosialisasi dan penyadaran kepada warga masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan, rajin cuci tangan dan jangan ke luar rumah guna memutus rantai penyebaran wabah. Juga, pendataan kepada setiap pendatang.
DPRD DIY juga telah melakukan koordinasi dengan Pemda DIY terkait upaya penanganan merebaknya wabah covid 19 di DIY.
DPRD DIY amat mensupport upaya yang dilakukan oleh Gubernur DIY bersama Bupati dan Walikota Yogyakarta, dan mendorong agar plotting anggaran yang sudah disetujui khususnya untuk penanganan covid 19 dapat secara maksimal dan efektif digunakan untuk menanggulangi wabah covid 19. (Pso)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *