oleh

Pembebasan Ratusan Napi di Cipinang, Karutan: Dapat Mengurangi Over Kapasitas

Selamat Idul Fitri 1441 H

Jakarta, TribunAsia.com,
Kepala Rumah Tahanan Klas I Cipinang Jakarta Timur, Muhammad Ulin Nuha merinci 12 orang narapidana yang bebas terkait kasus pidana umum.

Dia menyampaikan, sejumlah narapidana yang bebas itu sudah menjalani masa hukuman 1-2 tahun lamanya dari Rutan Cipinang Jakarta Timur.

Iklan RB

Adapun, kata dia, narapidana yang telah bebas itu sebelumnya terjerat kasus pencurian dan penipuan diwilayahnya hukum Jakarta Timur.

” Antara 1 samp 2 tahun. Perkara pidana umum pencurian, penipuan. Alhamdulilh dapat mengurangi over kapasitas,” ujar Karutan Cipinang, Kamis (2/4/2020).

Terlebih, Kepala Rutan Cipinang juga menjelaska dari total 343 orang yang menghirup udara bebas rata-rata tersangkut perkara pidana umum.

Namun demikian, khusus 12 orang narapidana yang dinyatakan bebas berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM No. 10 Tahun 2020.

” Pembebasan berdasarkan peraturan Menteri Hukum dan HAM No 10 tahun 2020,” tandasnya.

Muhammad Ulin Nuha menambahkan, untuk awal bulan April ini pihaknya telah membebaskan 12 orang napi dan sisanya akan menyusul.

” Mulai hari ini kita laksanakan pembebasan . Rencana kita ajukan 343,” ucap Karutan.

Menurut Ulin, dengan bebasnya sejumlah narapidana yang menempati berbagai blok dinilai dapat mengurangi jumlah kapasitas rutan Cipinang.

” Antara 1 samp 2 tahun. Perkara pidana umum pencurian, penipuan. Alhamdulilh dapat mengurangi over kapasitas,” tutur dia lagi.

Diketahui, Rumah Tahanan Klas I Cipinang Jakarta Timur pada 1 April 2020 membebaskan sebanyak 343 narapidana.

Selain itu, pihaknya juga menanti informasi dari Direktorat Jenderal PAS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Dirjen Pas Kemenkumham).

” Sisanya masih menunggu dari Direktorat. Baru 12 (orang) yang hari ini kita bebaskan,” ungkap Ulin. (Dw

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *