oleh

Haman : Menelusuri Menteri Haman dalam Al Quran

 

Oleh
H. Asshobirin

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Dr. Omar Abdul Kafi seorang ilmuan dan penulis Mesir yang memiliki perhatian dan fokus terhadap ijâz al ilmi di dalam al Qur`an dan bahasa Arab. Dalam sebuah potongan videonya di yotube menjelaskan bahwa dari penilitiannya terhadap kitab-kitab sebelum al Qur`an, ia tidak mendapatkan kitab-kitab tersebut baik Taurat maupun Injil menyebut sosok Haman, padahal Haman merupakan sosok sentral dan tokoh penting yang disebutkan di dalam al Qur`an bersama Fir`aun.

Di dalam al Qur`an sendiri, nama Haman (هامان) disebutkan sebanyak enam kali. Mari kita perhatikan ayat-ayat berikut yang menyebutkan Haman dan memberikan kepada kita gambaran tentang sosok Haman dan peran besarnya di balik kezhaliman penguasa Fir`aun.

Diantara makna dan pesan ayat yang bisa kita petik dari ayat pertama ini: walau Allah memberi kedudukan dan kekuasaan kepada Fir`aun dan Haman serta pengikutnya, namun mereka tidak pernah merasa aman dari apa yang mereka takutkan, yaitu akan berakhirnya kekuasaan sang penguasa zhalim.

Diantara makna dan pesan ayat yang bisa kita petik dari ayat kedua: Makar Allah itu maha dahsyat. Bayi yang paling ditakuti Fir`aun dan Haman, yang kelak akan menumbangkan kekuasaan mereka, yang karenanya mereka tega membunuhi bayi-bayi yang baru lahir.

Ternyata makan, minum, tidur dan tumbuh menjadi dewasa di Istana Fir`aun. Bahkan ibu kandung nabi Musapun digaji besar oleh Fir`aun karena menyusui anaknya sendiri.  Lalu Allah menutup ayat ini dengan penegasan sungguh Fir`aun dan menterinya Haman serta pengikutnya merekalah orang-orang yang bersalah.

Hikmah yang lain yang bisa dipetik dari ayat ini, sehebat apapun penguasa itu ketika keuasaannya dibangun di atas kezhaliman. Mereka itu adalah orang yang paling penakut, jangankan anak paud bayipun mereka takuti.

Diantara makna dan pesan ayat yang bisa kita petik dari ayat ketiga: Haman adalah menteri yang mengurus masalah pembangunan untuk Fir`aun. Dan selamanya penguasa yang zhalim itu pasti mendustakan kebenaran, bahkan walau itu datang dari seorang nabi yang diutus Allah sekalipun.

Diantara makna dan pesan ayat yang bisa kita petik dari ayat keempat ini: Dakwah para nabi itu berat, dan siapapun yang melanjutkan risalah dan dakwah para nabi hendaklah bersabar dan memohon pertolongan Allah. Karena dari dulu Trio penentang dakwah adalah, para cukong berduit (Karun), Penguasa yang zhalim yang menolak kebenaran (Fir`aun), serta menteri-menteri jahat (orang-orang yang memiliki pengaruh) yang terus membisikkan keburukan kepada penguasa (Haman).

Diantara makna dan pesan ayat yang bisa dipetik dari ayat ini: Seperti ayat sebelumnya, di ayat kelima ini kembali Allah menjelaskan bahwa trio penentang dakwah tak cukup menolak dakwah nabi Musa, tapi juga menuduh dan mengfitnah Musa sebagai pesihir dan pendusta. Bahkan lebih kejam dari itu diantara mereka ada menyebar hoax dengan membayar wanita penzinah untuk mengaku telah berbuat mesum dan zinah.

Diantara makna dan pesan ayat yang bisa dipetik dari ayat ini: Ayat ini menegaskan ayat ketiga sebelumnya bahwa Haman adalah menteri yang mengurus masalah kontruksi bangunan untuk Fir`aun.

Dari penjelasan enam ayat di atas tentang sosok Haman, berikut bebera point yang bisa kita simpulkan tentang sosok menteri yang bukan sembarang menteri ini:

Haman adalah sosok utama (otak) dibalik kesesatan dan kezhaliman penguasa zhalim Fir`aun. al Qurthubi dalam tafsirnya menyebutkan bahwa, Fir`aun diawal sudah mulai mendengarkan seruan dan pekataan Nabi Musa ketika ia menyerunya. Iapun kemudian bermusyawarah dengan istrinya, maka istrinyapun beriman dan memberi isyarat kepada Fir`aun untuk juga ikut beriman. Iapun kemudian bermusyawarah dengan Haman, maka Haman berkata kepada Fir`aun: jangan engkau lalukan itu! Setelah engkau menjadi penguasa apakah engkau ingin menjadi rakyat biasa yang dikuasai? Setelah engkau menjadi tuhan apakah engkau ingin menjadi hambah?.

Haman adalah sosok utama dibalik pencitraan bahwa Fir`aun masih kelihatan mudah dan kuat. Ketika Haman sang menteri jahat melarang Fir`aun untuk mengikuti nabi Musa, iapun berkata: aku akan mengembalikanmu supaya kelihatan masih muda, maka iapun mencat janggut Fir`aun dengan cat berwarna hitam.

Haman adalah menteri yang mengurusi infrasturuktur dan pembangunan Fir`aun, diapulah yang mengumpulkan para pekerja itu. al Qurthubi menyebutkan dalam tafsirnya, ketika Fir`aun memerintahkan menterinya untuk membangun untuknya bangunan tinggi, Haman kemudian mengumpulkan/mendatangkan 50.000 pekerja dan tukang bangunan  itu selain pengkitut dan orang-orang yang sudah digaji. : Bagi Fir`aun, Haman bukanlah sekedar menteri biasa yang mengurusi pembangunan saja, namun ia juga merupakan PENGATUR rakyatnya (mudabbir ar ra`iyyah), bahkan juga PENASEHAT negara (musyir ad daulahApakah tidak ada yang menasehati Fir`aun? jawabannya adalah sudah ada. Orang-orang yang beriman dari keluarga Fir`aun sudah memberinya peringatan, namun tidak bisa dipungkiri bahwa Haman yang disbut at Thabari dalam tafsirnya wazîr as suu` (menteri buruk) memiliki pengaruh kuat untuk menghalangi Fir`aun untuk beriman kepada risalah Musa.

Kisah Fir`aun, Haman dan Karun Allah abadikan di dalam al Qur`an agar menjadi pelipur lara bagi orang-orang beriman sampai hari kiamat. Bahwa kezhaliman sebesar apapun ia, pasti akan berkahir. Para pelaku kezhaliman dan penentang kebenaran akan ditenggelamkan Allah dengan caranya, sebagaimana Allah telah tenggelamkan Si penguasa zhalim Fir`aun, dan si menteri jahat Haman serta si Cukong Karun.

Ketika Allah memerintahkan Musa untuk membawa Bani Israil keluar dari Mesir, lalu berita bahwa mereka telah keluar meninggalkan Mesir telah sampai kepada Fir`aun. Maka Fir`aunpun segera mengejar Musa, dan yang paling terdepan dalam pengejaran ini sebagaimana yang dijelaskan oleh at Thabari dalam tafsirnya adalah Haman, dengan membawa jutaan pasukan serta tujuh ratus ribu kuda. Sementara Jumlah Bani Israil  yang bersama Musa sekitar enam ratus ribu dan dua puluh ribu diataranya, adalah pasukan yang siap berperang
Yang unik dari kisah Haman, selain ia memiliki peran besar dalam kezhaliman dan kesesatan Fir`aun, ternyata sosok Haman pulalah akhirnya yang menjerumuskan Fir`aun dalam kebinasaan.

al Qurthubi menyebutkan dalam tafisrnya ketika lautan terbelah dengan  izin Allah setelah dipukul oleh Musa dengan tongkatnya. Fir`aunpun mulai takut dan tidak berani untuk masuk ke dalam lautan yang sudah tebelah. Lalu malaikat Jibril datang sebagai sosok Haman yang menuggang kuda, lalu berkata kepada Fir`aun: majulah! Maka Fir`aun dan semua pasukannyapun kemudian maju, lalu ketika mereka semua berada di dalam lautan, maka Allah perintahkan lautan kembali untuk melumat dan menenggelamkan mereka semuanya

Ya akhirnya kekangkuhan, kesombongan serta kezhaliman itu ditenggelamkan Allah. Ahkhirnya si Haman menteri bukan menteri biasa itu ditenggelamkan Allah bersama Fir`aun dan pengikut-pengikutnya.

Dan yang paling menggembirakan bagi si menteri jahat Haman, dan untuk si penguasa pembunuh Fir`aun serta si cukong perusak Karun adalah, Allah menjadikan mereka manusia-manusia terlaknat di dunia, dan di hari kiamat termasuk orang-orang yang dijauhkan Allah dari rahmatNya. Tidak sampai di sini, merekapun dijadikan Allah pemimpin-pemimpin (icon-icon) yang menyeruh ke neraka bagi para pengikut jejak mereka sampai hari kiamat, dan pada hari kiamat mereka tidak akan ditolong (lihat QS. (28) al Qasas ayat 41-42).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *