oleh

Warga Pulogebang di Gemparkan Penemuan Pria Tergeletak didepan Kodim 0505/JT

Selamat Idul Fitri 1441 H

Jakarta,  TribunAsia.com- Warga Pulogebang, Jakarta Timur digemparkan oleh penemuan pria tunawisma yang tergeletak didepan Makodim 0505/JT. Video yang sempat viral dimedia sosial berdurasi 03.15 detik itu menjelaskan, suhu badan orang tak dikenal tersebut mencapai 41°celcius.

” Saat ini ada salah satu korban tergeletak di taman didepan Kodim 0505 saat ini diperiksa oleh suku dinas kesehatan suhunya diperiksa suhunya 41derajat celcius,” ujar salah seorang pengurus RW 008 dilokasi, Selasa (31/3/2020).

Iklan RB

Menurut dia, dari audio video viral di jagad medsos itu mengatakan pihaknya pengurus RW 008 tengah mempersiapkan semprotan disinfektan. Kejadian tersebut berlangsung pada hari Senin, 30 Maret 2020 dan berada di Kelurahan Pulogebang Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

” Kami dari pihak RW 008 dan beserta pengurus mempersiapkan cairan disinfektan yang mungkin dilewati. Saat ini kami menunggu ambulan dari gawat darurat 119,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pria yang sibuk mengambil gambar kejadian penemuan pria tak diketahui identitasnya itu belum bisa memastikan positif atau tidaknya terkena virus Korona.

Akan tetapi, dia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik melihat kejadian penemuan pria yang tergeletak di tengah-tengah taman dengan suhu tubuh 41° celcius.

” Tim sudah sampai di lokasi untuk melakukan investigasi. Kita berharap semua seluruh masyarakat RW 008 khususnya Pulogebang pada umumnya agar tidak panik menyikapi hal tersebut. Kita lawan Korona untuk kesehatan bangsa,” jelas dia lagi.

Setelah petugas kesehatan memeriksa pria yang terbaring lemas taman itu, dia kembali mengucapkan kata-kata perang terhadap Korona. Namun demikian, pengurus RW 008 juga berpesan untuk tidak keluar dan berkumpul diluar rumah.

” Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan oleh tim kesehatan. Himbauan pada seluruh masyarakat Pulogebang pada umumnya se-RW 008 khususnya. Mari kita bersama perang melawan corona dengan tidak keluar rumah dengan tidak berkumpul agar peredaran virus ini terhenti demi menjaga kesehatan seluruh warga kita. Terima kasih,” tutupnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *