oleh

Dipingpong Pelayan Pemkot Depok, Ibu Tua Menangis di Lobby Dinkes

Selamat Idul Fitri 1441 H

 

Depok, TribunAsia.com
Miris sangat nasib seorang ibu tua, Yanuarita (55) warga Kota Depok. Janda tua ini menangis histeris di Lobby Dinas Kesehatan (Dinkes). Dia sedih dan bingung akibat diabaikan dan dipingpong oleh petugas Ruang Pelayanan Masyarakat di Gedung Dinas, Badan, Lembaga, dan Kantor (Dibaleka) II, Balai Kota Depok ketika mengurus bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Selasa (31/3).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.

Soalnya, berkaitan dengan ‘karantina terbatas’ Kota Depok akibat pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung dua bulan ini mengakibatkan semakin buruknya perekonomian janda miskin ini yang bekerja sebagai pedagang kecil makanan.

Yanuarita pun, menggadaikan harga dirinya dengan mencoba mencari peruntungan nasib melalui bantuan sosial Pemkot Depok. Ibu ini khawatir situasi Covid-19 ini membuat anak-anaknya tidak makan.

Apalagi bila mengingat biaya pendidikan anak-anaknya yang semakin terpuruk dengan susahnya mendapatkan uang dalam pembatasan aktivitas semasa darurat Covid-19 ini.

Warga RT 3, RW 20, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, ini sudah berusaha mendapat pertolongan bantuas sosial untuk keluarganya ini kepada pengurus RT dan RW, namun diabaikan. Sudah lima tahun di depan dia memperjuangkan nasibnya didaftar oleh Kader RT dan RW namun sia-sia.

Sebutnya, kader lingkungan hanya membantu keluarganya mendapat PKH padahal mareka berekonomi baik.

Nestapanya makin menjadi, ketika petugas Ruang Pelayanan Masyarakat menyuruhnya mengurus ke lantai 2 atau lantai 3 sendiri. Padahal di lantai dua adalah Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Dinas Kesehatan.

“Saya gak dikasih tau bagaimana mengurus PKH ini bail di RT, RW dan di lantai satu tadi. Ketua RT bilang langsung saja ke Balai Kota Depok. Di sini tadi disuruh ke lantai dua atau tiga saja. Makanya, saya sudah tunggu lama di sini,” keluh Yanuarita.

Pantauan, Ibu tua ini sudah cukup lama terbengong dan berdiam diri di Lobby Dinkes, sehingga menangis merasa diabaikan dan tersakiti harga dirinya.

Karena menangis histeris, seorang petugas Satpol PP yang bertugas jaga di Dinkes mengajak Yanuarita pergi. (Hira)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *