oleh

Tanggap, Pradi Minta APD Covid-19, Menkes Terawan Langsung Kabulkan

Selamat Idul Fitri 1441 H

Depok, Tribunasia.com
Pantauan, saat ini kelengkapan alat pelindung diri (APD) bagi petugas kesehatan di Kota Depok masih sangat kurang. Kondisi ini menyebabkan petugas Puskesmas Tugu, Cimanggis sampai mengeluarkan himbau kepada masyarakat yang berkenan untuk memberikan bantuan penyediaan APD ini dan vitamin C dan E.

Sebagai bentuk responsif tanggap darurat bencana Covid-19. Walaupun sedang berada di rumah Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna selalu bersiaga memantau perkembangan penanganan virus mematikan ini

Iklan RB

Keadaan yang kritis ini, Pradi inisiatif langsung menelepon Menkes Terawan Agus Putranto untuk meminta APD seadanya.

“Izin Pak Menteri, bila ada stik stik pendek dulu APD-nya ke Kota Depok. Kami masih sangat kekurangan ini,” ujar Pradi Supriatna, Jumat (27/3/201/2020).

Menkes Terawan pun segera merespon dengan langsung akan mengecek kepada stafnya. “Siap Pak Haji, segera saya usahakan langsung. Tunggu ya Pak Haji,” jawan Terawan.

Sembari menunggu bantuan dari Menkes Terawan, Pradi pun kembali melanjutkan perbincangannya dengan beberapa wartawan termasuk Elshinta. Pertemuan ini diatur dengan aturan ketat membersihkan diri dan saling menjaga jarak.

Tak lama, sekira 30 menit kemudian, Pradi mendapat telepon dari Menkes Terawan yang mengabarkan bahwa dapat memberikan 50 buah kacamata google. Terawan bertanya bagaimana teknis pengambilan dan pengantarannya. Pradi pun bereaksi cepat dengan menyanggupi diri mengambil langsung ke kantor Kemenkes di Jakarta.

“Oke, saya tunggu ya, masih sampai malam saya masih ada rapat dengan Menkeu. Ini saya kasikan nomor staf saya yang nanti menyerahkan kacamatanya,” sebut Terawan.

“Siap Pak Menteri, sekarang saya berangkat,” jawab Pradi.

Tanpa menunggu berlama-lama, walau sudah petang, Pradi langsung berkemas diri untuk berangkat dengan seorang ajudannya. Setelah ajudan mempersiapkan mobil dinasnya, Pradi langsung mengambil alih stir mobil menyupiri mobilnya sendiri.

“Kita harus tanggap darurat. Harus responsif. Kasihan tenaga medis kita bertugas tanpa ada APD. Salut saya kepada petugas medis. Tak elok kan mareka sampai membuat pengumuman terbuka minta bantuan. Kerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 harus lebih berkoordinasi,” ujar Pradi Supriatna.

Laporan terkini, Jumat (27/3) dari TGPP Covid-19 yaitu di Kota Depok Pasien Dalam Pengawasan (PDP) adalah 193 orang, selesai 15 orang, 178 orang masih dalam pema. Kemudian, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 720 orang, 187 sudah selesai, dan 533 masih dalam pemantauan. Sedangkan sebut 4 orang dan wafat 2 orang. Dari dana darurat Kota Depok TGPP Covid-19 disediakan dana Rp20 miliar. (Hira)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *