oleh

Merebaknya Virus Covid-19, PN Jaktim Tetap Langsungkan Sidang Perkara Teroris

Selamat Idul Fitri 1441 H

Jakarta, TribunAsia.com – Di tengah merebaknya wabah virus korona Covid-19 Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) masih melangsungkan sidang seperti biasa. Sesuai jadwal, setiap Rabu PN Jaktim menggelar persidangan khusus untuk kasus terorisme. Pada Rabu (18/3/2020) ini, PN Jaktim menyidangkan sebanyak 71 kasus teroris.

Perkara teroris tersebut didominasi dari berbagai macam kasus di seluruh Indonesia. Salah satunya persidangan kasus Para Wijayanto dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang berlangsung dengan pengawalan ketat pihak kepolisian.

Iklan RB

Para Wijayanto adalah pimpinan jaringan teroris Jamaah Islamiah (JI) yang diringkus Detasemen Khusus Antiteror Polri di Hotel Adaya, Bekasi, pada 28 Juni 2019 lalu.

Dalam bacaannya, JPU mendakwa pimpinan JI itu melanggar pasal 14 Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) No.15/2003 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No.1/2002 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme menjadi UU juncto UU No.5/2016 tentang Perubahan atas UU No.15/2003 tentang Penetapan Perppu No.1/2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang.

Dakwaan kedua, sebagaimana diatur dan diancam pasal 15 juncto pasal 7 UU RI No.15/2003 tentang penetapan Perppu No.1/2002 tentang pemberantasan tindak terorisme menjadi UU junxto UU No.5/2016 tentang Perubahan atas UU No.15/2003 tentang Penetapan Perppu No.1/2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang.

Kepala Bagian Humas PN Jaktim, Syafrudin Ainor Rafieq menjelaskan pihaknya akan melaksanakan tugas serta aktivitas seperti biasa dan melangsungkan persidangan yang telah dijadwalkan sampai ada instruksi dari Mahkamah Agung.

“Kami melaksanakan aktivitas seperti biasa melaksanakan persidangan sampai ada instruksi kegiatan diliburkan,” singkatnya saat ditemui di PN Jaktim. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *