oleh

Kasus Narkotika Kembali Menyeret Menantu Elvi Sukaesih ke Pengadilan

Jakarta, TribunAsia.com – Kasus narkotika kembali menyeret menantu Elvi Sukaesih dengan terdakwa Muhammad Bin Anis Basurah di PN Jaktim. Dalam dakwaannya, Muhammad yang tak lain suami dari Dawiyah Zaida bersama dengan Moch Syafik pada Jum’at, 4 Oktober 2019 di Cawang, Jakarta Timur diamankan polisi.

 

Iklan 52 Khutbah Jum'at

 1.DAKWAAN :

PRIMAIR

—— Bahwa terdakwa 1. MUHAMMAD Bin ANIS BASURAH bersama-sama terdakwa 2. MOCH SYAFIK pada hari Jumat tanggal 04 Oktober 2019 sekira pukul 20.30 WIB atau setidak-tidaknya pada suatu waktu tertentu dalam bulan Oktober 2019, bertempat di Jl. Usaha RT 01 / RW 05 Kel. Cawang, Kec. Kramat Jati, Jakarta Timur atau ditempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Jakarta Timur, atau setidak-tidaknya pada suatu tempat tertentu di daerah hukum Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara inipercobaan atau pemufakatan jahat, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, perbuatan tersebut para terdakwa lakukan dengan cara sebagai berikut : ——————————————————————————————

Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.——————————————————————————————————————–,” bunyi dakwaan pertama, Senin (16/3/2020).

Namun demikian, keterangan pada dakwaan subsidair perbuatan terdakwa diancam dengan pidana Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Selain itu, Muhammad dan Moch Syafik dikenakan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1). Penyalahgunaan narkotika golongan 1 itu terjadi di Jalan Usaha RT 01 RW 05 Kelurahan Cawang Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur.

” SUBSIDAIR

—— Bahwa terdakwa 1. MUHAMMAD Bin ANIS BASURAH bersama-sama terdakwa 2. MOCH SYAFIK pada hari Sabtu tanggal 05 Oktober 2019 sekira pukul 00.30 WIB atau setidak-tidaknya pada suatu waktu tertentu dalam bulan Oktober 2019, bertempat di Jl. Usaha RT 01 / RW 05 Kel. Cawang, Kec. Kramat Jati, Jakarta Timur atau ditempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Jakarta Timur, atau setidak-tidaknya pada suatu tempat tertentu di daerah hukum Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini, percobaan atau pemufakatan jahat, tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, perbuatan tersebut para terdakwa lakukan dengan cara sebagai berikut : ———————————————–

Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” jelas keterangan SIPP PN Jaktim.

Sebelumnya, Muhammad dan Dawiyah Zaida sempat vonis 1 tahun 6 di PN Jaktim dalam perkara yang sama terkait konsumsi sabu-sabu. Setelah ganjar hukuman mereka berdua menjalani rehabilitasi ke RSKO Cibubur, Jakarta.

Saat ini, terulang kembali perkara narkotika digelar di PN Jaktim dengan terdakwa Muhammad dan Moch Syafik. Perkara narkotika itu ditangani oleh JPU Kejati DKI Jakarta, Rianiully Naretta. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *