oleh

Imbauan FSGI untuk Kemdikbud, Pemda, Sekolah, dan Guru terkait Antisipasi Penyebaran Virus Corona

Jakarta, TribunAsia.com – Memperhatikan perkembangan informasi dan berita terkait penyebaran virus Corona atau Covid-19. Maka sebagai organisasi profesi guru, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) memberikan imbauan kepada guru, sekolah, Pemerintah Daerah (Pemda), dan Kemdikbud terkait pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19).

Pertama, Kami berharap Kemdikbud dan/atau Pemda (Dinas-dinas Pendidikan Provinsi/Kota/Kab) membuat surat edaran bagi sekolah dan guru terkait pencegahan penyebaran virus. Surat edaran tersebut bisa dijadikan rujukan sekolah-sekolah dalam bertindak dan melangkah lebih lanjut untuk disampaikan ke siswa serta orang tua.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Bagi daerah yang sudah mengeluarkan kebijakan seperti Instruksi Gubernur (contoh: DKI Jakarta) agar segera mensosialisasikan aturan tersebut ke sekolah-sekolah.

Kedua, Sudah sepatutnya pemerintah (daerah) menyediakan atau mendistribusian masker ke sekolah-sekolah, sehingga warga sekolah bisa mengenakannya. Sebab mengingat harga masker yang relatif tinggi plus akses mendapatkannya saat ini relatif susah di pasaran beberapa daerah. Kemudia juga meminta warga sekolah mengenakan masker selama proses pembelajaran berlangsung.

Selain masker, pemerintah (daerah) diharapkan menyediakan antiseptik pembersih tangan untuk sekolah-sekolah. Agar sekolah tetap menjaga pola hidup bersih dan terhindar dari penyebaran virus melalui tangan.

Ketiga, Bagi siswa yang batuk, flu, dan demam sebaiknya belajar dirumah dulu sampai sehat kembali. Tidak memaksakan diri ke sekolah demi kesehatan para siswa.

Keempat, Mengimbau kepada para siswa, guru, orang tua, dan warga sekolah untuk menerapkan pola hidup sehat; rajin mencuci tangan; meminimalisir sentuhan tangan (seperti tradisi _Salim_: bisa cari alternatif salaman lainnya); membuang sampah di tempatnya; dan melakukan aktivitas untuk kesehatan lainnya.

Kelima, FSGI memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang sudah terlebih dulu berinisiatif membuat langkah-langkah antisipatif di sekolah masing-masing terhadap pencegahan penyebaran virus.

Oleh karena itu dibutuhkan koordinasi, sosialisasi, konsultasi, dan sinergi antara semua komponen terkait, demi kesehatan dan pelayanan prima di sekolah-sekolah bagi seluruh peserta didik kita.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *