oleh

Marak Pungli, GARMI Minta Ketua PN Jaktim Mundur

Jakarta, TribunAsia.com – Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Timur akan didemo 100 pemuda dan mahasiswa. Seperti dijelaskan koordinator lapangan (korlap) M. Ali Gufron menuntut Kepala PN Jaktim turun dari jabatannya karena masih terjadi pungutan liar.

“Salah satunya diantaranya meminta kepada Ketua PN untuk memberantas salah satunya adalah pungutan liar sesuai dengan peraturan presiden,” kata Ali kepada TribunAsia.com Rabu (19/2/2020).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Ia menambahkan, aksi tersebut akan dilakukan didepan kantor pengadilan dan demo akan digelar sekitar pukul 13.30 WIB.

Rencananya, Gerakan Restorasi Mahasiswa Indonesia (GARMI) akan menyuarakan aspirasinya terkait pungutan liar.

“Nanti kita akan serahkan kepada koordinatornya atau korlap nya nanti ketemu di depan PN saja. Kita rencananya akan bergerak sekitar jam satu-an di sana. Langsung didepan kantor PN Jakarta Timur,” ungkapnya.

Menurut dia, Perpres No. 87 tahun 2016 tidak dilaksanakan dilingkungan PN Jaktim dan dianggap gagal total.

“Satunya yang sudah diterapkan oleh Presiden Jokowi tentang pungutan liar Perpres 87 terkait peraturan persiden,” tutur dia lagi.

Sayangnya, hingga petang hari masa aksi belum nampak terlihat disekitar kantor PN Jaktim. Gerakan Restorasi Mahasiswa Indonesia (GARMI) dijuga dipertanyakan karena agenda aksinya batal digelar.

Sementara, keamanan internal PN Jaktim mengutarakan pada hari Rabu 19 Februari 2020 tidak melihat konsentrasi masa. Akan tetapi, kata Lanny pada saat itu hanya berlangsung sidang khusus terorisme.

“Nggak ada demo. Informasi simpang siur dari pendemo maupun pengadilan. Satupun nggak ada (demo) yang ada hanya sidang teroris. Informasi dari pihak diterima untuk hari ini demo nggak ada,” ujar petugas sekuriti. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *