oleh

Alat Berat yang Beroperasi di Kawasan PT JIEP Bersifat Backup Banjir

Jakarta, TribunAsia.com – Alat berat atau beko yang diperuntukkan untuk menata Kawasan Industri Pulo Gadung yang dikelola oleh PT JIEP diutarakan Leo Tantino yang menjabat sebagai Kasatlak UPK Badan Air Jaktim telah berjalan 2-3 tahun.

Kehadiran beko tersebut, kata dia tak lain untuk memback-up dan menormalkan kembali sepanjang aliran air dilahan milik negara agar terhindar dari banjir.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Itu sifatnya memback-up kegiatan disini tidak ada (sewa menyewa). Dan itu BUMD dan kedua ini sudah berjalan 2 tahun dan 3 tahun lebih-lah,” ujar Leo melalui telepon seluler, Selasa (18/2/2020).

Terlebih, dia menjelaskan alat berat yang terdapat di hutan kota Kawasan Industri Pulo Gadung Jakarta Timur tidak boleh disewakan. Tidak hanya itu, pihaknya juga menerjunkan belasan petugas untuk mengontrol tugas utamanya disepanjang aliran air kawasan industri.

“Nggak ada itu sewa-sewaan sekarang nggak boleh, apalagi alat-alat besar sekarang itu nggak boleh sewa-sewa begitu. Itu sifatnya tugas pokok kita,” terang Leo.

Kemudian, dia pun secara tegas memastikan beko yang berlabel UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu dijaga oleh 15 personil.

Alat berat yang berdiri ditepi hutan kota UPK Badan Air berasal dari anggaran tahun 2017 lalu. Namun demikian, Leo mengatakan alat berat tersebut bukan armada keluaran baru.

“Itu alatnya bukan baru, diperuntukan untuk banjir disitu. Anak-anak kita (petugas) juga berada disitu menjaga ada 15 orang,” tandasnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *