oleh

PPKD Klaim Peningkatan 30% Peserta Pelatihan Kejuruan dan Wirausaha di Jakarta Timur

Jakarta, TribunAsia.com – Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur mengklaim peningkatan jumlah peserta pelatihan di bulan Februari 2020 ini. Ady Jayamulia mencatat perbandingan jumlah peserta dan kelas pelatihan dibidang kejuruan mengalami kenaikan 30% daripada tahun 2019 lalu. Untuk tahun ini, PPKD telah menampung 1840 peserta pelatihan kejuruan di Jakarta Timur.

“Untuk latihan tiap tahun kita meningkatkan jumlah peserta kelas kelasnya, kurang lebih dibanding 2019 ke 2020 peningkatan pesertanya 30% lebih tahun ini 1840 peserta dibanding tahun lalu 1400-an,” kata dia kepada TribunAsia.com disela-sela Musrenbang di Jatinegara, Cakung Jakarta Timur, Kamis (13/2/2020).

Iklan 52 Khutbah Jum'at
Ady Jayamulia.

Melalui langkah mobile training unit (MTU) atau jemput bola ke masyarakat dan pihaknya juga bekerja sama dengan kader-kader PKK ditingkat kelurahan. Kemudian, dia menambahkan ada dua jenis pelatihan yakni reguler dan MTU.

“Kebetulan kami menerima 2 usulan dari RW 12 untuk pelatihan kejuruan dan tata boga. Jadi kedua usulan ini kita kebetulan punya program pelatihan reguler kita terima dan kita akan laksanakan di tahun ini. Latihan di tempat kami itu ada dua jenis ada jenis pelatihan reguler dan pelatihan MTU,” ungkap pria berkacamata itu.

Ia melanjutkan, PPKD bekerjasama dengan instansi pemerintah lainnya untuk melakukan pelatihan untuk menyalurkan bakat dan wirausaha. Menurut dia, waktu yang dibutuhkan saat pelatihan berlangsung mencapai 240 jam atau setara 1 bulan lamanya.

“Di tahun lalu juga melakukan pelatihan di lembaga pemasyarakatan (lapas) bentuknya kalau MTU itu. Kita punya 6 kejuruan bentuknya operator komputer, teknik pendingin, sepeda motor, tata boga, tata rias sama tata busana. Pelatihan ini diharapkan agar masyarakat dapat mengelola dan menyalurkan bakat,” tandasnya.

Terlebih Ady menyampaikan, “Jadi kemungkinan kalau menurut saya sih lebih kewirausaha saat ini sih untuk talena talenta kalau dibutuhkan perusahaan agar dapat diterima kerja,” sambung dia lagi.

Perlu Diketahui, Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) berada dibilangan Jalan H. Naman No.1 Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Masih dalam keterangannya, program pemerintah tersebut dimaksudkan untuk pengembangan sumber daya manusia.

“Karena programnya untuk memajukan kesejahteraan sekaligus biar khususnya manusia Indonesia di DKI Jakarta ini harus bisa lebih kompeten dan mampu bersaing,” tuturnya kembali.

Terakhir, Ady Mulyadi menjelaskan di PPKD sendiri saat ini memiliki 3 jenis kejuruan yang terbaru. Selain yang bersifat teknik informatika satu diantaranya berkaitan dengan bisnis pariwisata.

“Yang saya sampaikan kita punya 18 kejuruan dari 15 dan 3 kejuruan baru. Yang tiga kejuruan itu kita punya web developer, kemudian video editor dan barista. Karena barista lebih ke pariwisata kopi, kita menangkap animo masyarakat,” ujar Instruktur Kejuruan Teknik Komputer. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *