oleh

Politisi Golkar: PT Inalum Manfaatkan SDA Danau Toba Kontribusi ke Masyarakat Kurang Maksimal

Jakarta, TribunAsia.com – Anggota DPR RI dari Partai Golkar, Ir. Lamhot Sinaga mengatakan sangat yakin PT Inalum bisa hadir untuk masyarakat khusus-nya kawasan Danau Toba. Hal tersebut diungkapkan berupa kesan dan pesan dalam rangka melaksanakan strategy pengelolaan industri pertambangan.

Putra daerah sekaligus politisi dari Sumatera Utara itu berpendapat PT Inalum harus bisa memberikan kontribusi untuk daerah Sumut tentunya. Kata dia, terutama untuk kawasan Danau Toba dengan membantu program pemerintah dan menjadikan Danau Toba sebagai kawasan sumber prioritas destinasi pariwisata.

“Karena kita sangat paham, Inalum menggunakan sumber energi 600 Megawatt dari air yang berasal dari Danau Toba yang dihasilkan di PLTA sigura-gura. Tentu dengan slogan BUMN hadir untuk negeri, saya percaya Inalum juga bisa hadir untuk masyarakat khususnya di kawasan Danau Toba,” ujar anggota DPR RI Komisi VI di Sultan Hotel, Jakarta kemarin, Rabu (12/2/2020).

Menurut dia, PT Inalum sudah memanfaatkan sumber daya alam (SDA) yakni Danau Toba. Akan tetapi, sampai saat ini masih kurang maksimal memberikan kontribusi pada masyarakat dikawasan Danau Toba.

“Saya berharap PT Inalum bisa memberikan kontribusi yang maksimal bagi masyarakat Danau Toba,” harap Lamhot Sinaga.

Dirinya juga meminta Inalum jangan hanya menyampaikan harapan ingin perusahaan tambang berkelas internasional dalam sebuah narasi semata. Apalagi PT Inalum atau Mind.ID menjadi perusahaan yang diprioritaskan pemerintah berkembang pesat.

“Kita berharap semua bisa dilaksanakan secara nyata dan pada akhirnya kita berharap semua agar perusahaan tambang nasional ini bisa diandalkan dikancah Internasional,” kata dia kembali.

Ia menambahkan, PT Inalum diharapkan bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan pelestarian alam disekitar Danau Toba.

Selain itu Lamhot Sinaga juga menyampaikan, PT Inalum harusnya bisa mewujudkan tanggung jawab terhadap sosial, seperti membuat program-program diberbagai bidang diarea tersebut.

“Bisa dalam penanaman pohon di area seluas puluhan hektar, pemberian bantuan ke pengelola Geopark Kaldera Toba dan bantuan pendidikan, bantuan upgrade rumah baca, dan sarana lainnya. Terakhir bidang pembangunan infrastruktur di pengembangan kawasan destinasi wisata danau Toba,” ungkapnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *