oleh

Saya Kader PAN, Malu dan Sedih Kongres PAN Rusuh Serta Anarkis

TribunAsia.com

Oleh : Anang Imamuddin

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Partai Amanat Nasional adalah partai yang lahir dari buah reformasi. Karena dibidani oleh tokoh reformasi yaitu Pak Amien Rais maka partai ini di branding sebagai partai yang reformis, maju, modern dan dipenuhi olem kaum intelektual serta terpelajar.

PAN yang lahir pada tanggal 23 Agustus 1998 menjadi salah satu partai yang dikenal dengan gagasan cerdas serta berbobot di dalam hidup berpolitik, berbangsa dan bernegara.

Dinamika partai politik di tanah air setiap saat bisa berubah. Tantangan masing-masing partai politik juga berbeda-beda. Kekompakan sebuah partai terus diuji disetiap jaman. Tidak beda dengan Partai Amanat Nasional.

Penulis adalah kader PAN dan tercatat sebagai wakil sekretaris DPW PAN Jateng. Pernah maju sebagai calon anggota DPRD Propinsi Jawa Tengah di pileg tahun 2014 dan 2019. Awalnya, background penulis adalah peneliti dan konsultan politik di LSI.

Saat ini, tanggal 10-12 Februari 2020 PAN melakukan Kongres di Kendari Sulawesi Tenggara. Agenda dari kongres ini salah satunya adalah memilih Ketua Umum PAN lima tahun ke depan. Seharusnya, kongres merupakan ajang koordinasi serta konsolidasi partai serta menentukan arah kebijakan partai ke depan sehingga PAN menjadi partai yang besar dan dapat berbuat lebih banyak untuk rakyat, bangsa dan negara.

Tetapi menjelang sore ini, beredar video dan berita cukup viral bahwa kongres PAN ricuh serta anarkis.

Penulis, sebagai kader PAN di Magelang Jawa Tengah merasa malu dan sedih melihat video tersebut tersebar melalui medsos dan group-group whatsapp. PAN yang mencerminkan partai modern dan intelektual mendadak menjadi bahan bully.

Kepada para politisi dan elite politik PAN. Perlihatkan kepada rakyat dan para konstituen PAN cara-cara berpolitik yang santun, beretika dan elegan. Bukan cara bar bar yang anarkis sehingga mempermalukan wajah kita dihadapan jutaan rakyat Indonesia serta para kader PAN di seluruh nusantara.

Salam damai dari desa. Dari Bumi Magelang Raya, kami serukan dan titip pesan untuk Kongres PAN di Kendari Sulawesi Tenggara, STOP PERTIKAIAN, BERSATU dan KERJA KERAS untuk kebesaran dan kejayaan PAN.

 

Anang Imamuddin

Wakil Sekretaris DPW PAN Jateng

 

*Sumber gambar : DetikCom

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *