oleh

Kasus Penipuan WO Pandamanda, Sudah 70 Laporan Baru ke Polres Metro Depok

Depok, TribunAsia.com – Polres Metro Kota Depok masih terus mengembangkan kasus penipuan Wedding Organizer (WO) Panda Manda, sampai saat ini sudah ada 20 orang yang diperiksa jadi saksi. Selain itu, sudah ada 70 orang yang melaporkan ke polisi mengaku sudah membayar memakai jasa penyelenggara resepsi pernikahan ini.

Hal ini kembali dijelaskan Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah usai acara pisah-sambut Wakapolres Kombes Pol Arya Permana kepada AKBP Hari Setyo Budi di Gedung Graha Atmani, Selasa (11/2/2020).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Setelah sepekan menangkap AS (32), pemilik Panda Manda, (3/2) selanjutnya Polres Metro Depok terus menerima pengaduan dari pasangan pernikahan yang melapor bahwa sudah membayar untuk acara resepsi pernikahan mareka.

“Hingga sekarang sudah ada 70 orang melaporkan. Selain itu juga, penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi kunci, termasuk istrinya AS. Orang yang melapor berpotensi jadi korban karena acaranya belum terlaksana hari resepsinya,” sebut Azis.

Saat ini AS masih ditahan dan dijadikan tersangka kasus penipuan dan penggelapan uang para pelanggannya. Dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan diancam kurungan maksimal 4 tahun.

Juga disebutkan Azis Andriansyah, petugas menggeledah kembali rumah tersangka untuk mencari dokumen dan pembukuan keuangan.

“Sekarang ada beberapa pembukuan keuangan yang sudah diteliti. Nanti akan muncul berapa kerugian para klien atau keuntungan Pandamanda. Namun hingga saat ini penyidik belum dapat membuka buku tabungan AS, karena harus Mendapat seizin yang bersangkutan dan Bank Indonesia,” ujar Azis sembari berharap AS proaktif dalam pemeriksaan dan pengungkapan kasus ini.

Sejumlah karyawan Pandamanda juga sedang diperiksa untuk dapat menggali masing-masing peran mereka. (HIRA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *