oleh

Kumuh dan Lembab, Kantor KPU Kota Depok Tak Layak Huni

Depok, TribunAsia.com – Komisioner KPURI Indonesia Ilham Saputra mengaku sedih melihat kondisi Kantor KPU Kota Depok. Menurutnya, kantor jajaran bawahnya ini dalam kondisi tak layak. Dia berharap Pemkot Depok bersedia menyediakan lahan seluas 2000 m² untuk pembangunan gedung kantor KPU. Hal ini sebutkannya dalam sambutan Launching Komisi Pemilihan Umum Kota Depok melaksanakan Tahapan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok Tahun 2020, Minggu (9/2).

“Pertama kali saya masuk kantor KPU Kota Depok, keadaannya menyedihkan. Ruangannya lembah, ada bekas jalan tikus. Saya mohon kepada Sekda yang hadir di sini, siapa pun pemenangnya di pilkada nanti kantor kpu harus dianggarkan,” sebut Ilham, seperti dilaporkan TribunAsia.com, Senin (10/2/2020).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Lanjut Saputra, bila lahan hibah sudah diberikan oleh Pemkot Depok maka, KPURI dapat membangun gedungnya. Ilham berpesan, walau gedungnya jelek, KPU Kota Depok dapat melaksanakan pilkada dengan baik dan lancar.

“Jawa Barat adalah provinsi yang kaya. Dari Pemprov Jawa Barat, KPU Provinsi mendapat hibah Rp5 miliar. Pemkot Depok juga bisa,” sebutnya.

Komisioner KPU ini berharap, proses pemilihan wali dan wakilnya Kota Depok yang pencoblosannya pada 23 September 2020 ini berjalan aman. Bila ada persoalan dan protes berkaitan penyelenggaraannya dapat diselesaikan melalui jalur aturan perundangan, salurannya ke Bawaslu dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Gawaian KPU Kota Depok ini dihadiri Ketua KPURI Arif Budiman, Anggota Komisioner KPURI Ilham Saputra, Ketua dan Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Ketua KPU Jabar, Rifqi Ali Mubarok dan Titik Nurhayati, Sekda Kota Depok Hardiono, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah, Dandim 0508 Kolonel Inf Agus Isrok Mikroj, Pimpinan Partai Politik, Komisioner Bawaslu Kota.

Sekda Hardiono berpesan proses suksesi kewalikotaan Kota Depok berjalan sukses. Selain itu, Pemkot Depok juga sedia mendukung terselenggaranya pilkada bersama Forkopimda.

Terkait dengan kegiatan Pilkada 2020 ini, Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna memperkenalkan secara luas jingle dan maskot pilkada.

“Disamping itu kami memberitahukan tagline ‘Pilkada Kota Depok Pilkada Santui’, Santui, singkatan dari sinergi, aman, netral, tertib, ulung dan integritas,” jelas Shobarna.

Selanjutnya, KPU menyampaikan beberapa tahapan krusial di Pilkada Kota Depok 2020 yang perlu diperhatikan, diantaranya rekrutmen PPK dan PPS pada 15 januari – 14 maret, penyusunan DPT di 18 April – 20 Juli.

Kemudian pendaftaran calon disaat 16-18 Juni, penetapan calon di 8 juli, kampanye di waktu 11 Juli- 19 September), Logistik pada 11 Mei-22 September, pemungutan suara 23 september, dan diakhiri dengan rekapitulasi penghitungan suara dalam masa 24 September – 2 Oktober. (HIRA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *