oleh

Wasrik BPJS dan Sudinaker Jaksel Tindaklanjuti Laporan Tenaga Kerja yang Tidak Terdaftar

Jakarta, TribunAsia.com – Pengawas dan Pemeriksa BPJS Ketenagakerjaan (Wasrik BPJS-Ketenagakerjaan) Cabang Jakarta Kebayoran Baru, Arya Zakaria menjelaskan pihaknya telah menerima laporan dugaan ketenagakerjaan yang tidak didaftarkan oleh perusahaan.

“Saya perlu mendapat laporan untuk kesimpulannya belum bisa saya sampaikan. Saya baru dapat pelaporannya bahwa ada ketenagakerjaan yang tidak didaftarkan,” kata dia kepada TribunAsia.com, Rabu (29/1/2020).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Saat ini, kata Arya BPJS Ketenagakerjaan masih menanti kesimpulan dan menindaklanjuti dari Suku Dinas Ketenagakerjaan Jakarta Selatan terkait pelaporan tenaga kerja.

“Jadi saya belum bisa menyampaikan kesimpulannya saya masih menunggu bahan dari suku dinas ketenagakerjaan. mungkin bisa conform terlebih dahulu ke suku dinas ketenagakerjaan,” ungkapnya.

BPJS Ketenagakerjaan tersebut, menurut dia, terkait tenaga kerja yang belum terdaftar pihaknya juga menyarankan untuk dapat menemui Kepala Seksi Pengawas Ketenagakerjaan yang terdapat di Kantor Walikota Jakarta Selatan.

“Bisa langsung saja ke Walikota nanti bertemu dengan Bu Dwi selaku Kasi pengawas ketenagakerjaan,” saran Arya.

Ia menambahkan, terkait laporan tenaga kerja yang tidak didaftarkan oleh perusahaan maka demikian mendatang akan dikunjungan oleh tim Sudin Ketenagakerjaan.

“Saya juga belum dapat informasi telah dirinya informasi yang saya terima itu bahwa akan dilakukan kunjungan dahulu dari tim suku dinas saya belum tahu informasi lebih lanjut,” tandas pengawas dan pemeriksa BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga : Tak Terima Dikambing Hitam, Seorang Staff Laporkan Perusahaan ke BPJS Ketenagakerjaan

Perlu diketahui, pelaporan berawal dari karyawan PT. Chika Chiki Indonesia ke kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Saat itu, dia mengatakan, tagihan-tagihan vendor outsourcing pun belum terbayarkan PT. Chiki Chika Indonesia kala itu dipimpin oleh Head Sales dan Marketing BTB, Boby Steven bergerak di bidang penjualan produk Belli To Baby.

“Saya tidak diterima dikambinghitamkan oleh atasan saya Boby Steven (Head Sales dan Marketing BTB) terkait saat itu ada tagihan-tagihan vendor outsourcing yang belum dibayarkan total kurang lebih Rp 200 juta. Justru saya diturunkan jabatan agar menjadi SPG penempatan Cirebon per awal Januari 2020,” kata Endang selaku karyawati. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *