oleh

Banjir Berlalu, 117 Ribu Personil Dikerahkan Melaksanakan Kerja Bhakti Serentak di Jakarta

Selamat Idul Fitri 1441 H

Jakarta, TribunAsia.com – Minggu pagi (5/1) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan melaksanakan kerja bhakti secara serentak diseluruh Jakarta untuk membersihkan lingkungan.

Hal tersebut, juga akan diikuti baik dari unsur pemerintah, TNI, Polri dan lapisan masyarakat untuk membersihkan akibat luapan banjir.

Iklan RB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat meninjau wilayah terdampak banjir di Kampung Pulo, Jakarta Timur. (4/1/2020) (Foto : TribunAsia.com/Didi W)

“Besok kami menyelenggarakan kerja bakti di Jakarta dengan aparat pemerintah TNI Polri dan berbagai organisasi kemasyarakatan untuk bekerja di tempat-tempat yang kemarin sempat tergenang. Proses pembersihan dilakukan bersama-sama warga untuk mempererat kebersamaan,” ujar Anies dengan mengendarai sepeda, Sabtu (4/1/2020).

“Karena ini dialami oleh warga Jakarta walaupun kawasan yang terdampak 15%. 85% bebas dari banjir kami mengajak untuk kepada semuanya untuk membantu yang kemarin sempat terjadi banjir,” harap dia.

Minggu pagi, kata dia, kerja bhakti secara serentak akan dimulai pada pukul 06.00-11.00 WIB dan melibatkan sekitar 117 ribu orang. Namun, untuk di Kampung Pulo sendiri diutarakan dia dampak akibat banjir segera berlalu.

“Pada hari Minggu jam 6 sampai jam 11 pagi di 390 RW di seluruh Jakarta serentak dan itu disebar semuanya. Insyaallah ada 117 ribu yang akan terlibat langsung, kalau kondisi disini (Kampung Pulo) proses recovery sedang berlangsung semoga selesai dengan cepat,” tutur Anies.

Diketahui, Sabtu sore Anies Baswedan meninjau langsung ke Bukit Duri dan Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur. Dia menyebutkan, sejumlah 390 RW di Jakarta terendam banjir karena curah hujan dipenghujung tahun 2019 sangat tinggi.

“Jadi tempat-tempat yang kemarin sempat tergenang terutama di tempat-tempat cekungan air disampaikan data hari ini. Jadi, pada tanggal 2 Januari kemarin itu ada 390 RW yang tergenang,” kata dia.

Dia menambahkan, terhitung saat ini lokasi yang terdampak banjir di Jakarta telah mengalami penurunan. Akan tetapi, dia mencatat 64 RW masih tergenang dan 3% lagi proses banjir tersebut dipastikan bertahap mulai surut.

“Kemudian kemarin sudah turun menjadi 133 dan sekarang masih ada 64 RW. Jadi tadinya 15% tergenang sekarang menjadi 3% dalam proses penyurutan air,” singkat Gubernur. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *