oleh

Makhluk yang Paling Celaka di Akhir Zaman

TribunAsia.com

Rasulullah saww telah memberikan kabar langit kepada kekasihnya Al-Imam Ali ibn Abi Thalib as bahwa makhluk yang paling celaka pada akhir zaman dimuka bumi ini ternyata para ahli-ahli ibadah dari Umatnya ini yang jumud dan bodoh…

Rasulullah saww bersabda:

وقال لعلي رضي الله عنه يا علي أتدري من أشقى الأولين قال الله ورسوله أعلم قال عاقر ناقة صالح أتدري من أشقى الآخرين قال الله ورسوله أعلم قال قاتلك. (فضائل الصحابة المؤلف : أحمد بن حنبل أبو عبد الله الشيباني الناشر : مؤسسة الرسالة – بيروت الطبعة الأولى ، 1403 – 1983 تحقيق : د. وصي الله محمد عباس عدد الأجزاء : 2 [ جزء 2 – صفحة566 )

Pada suatu hari, Nabi Muhaammad SAWW bertanya kepada Imam Ali as, “Wahai Ali, tahukah kamu siapa orang yang paling celaka dari umat-umar terdahulu….?” Ia berujar, ’Allah swt dan RasulNya yang lebih mengetahui.’ lalu Rasulullah saww berkata, “orang-orang yang paling celaka dari umat terdahulu adalah orang yang telah menyembelih Untanya Nabi Shaleh.”

Kemudian Nabi Muhammad SAWW bertanya lagi, “Tahukah kamu wahai Ali as siapakah orang-orang yang paling celaka daru umatku di akhir zaman…?”

Ali as. menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.”

Beliau Rasulullah SAWW bersabda, “Ia adalah orang yang membunuhmu.”

(Fadhail Shahabah, Ahmad bin Hanbal, Penerbit Yayasan Risalah Beirut-Libanon, Cetakan pertama 1403-1983, peneliti Washiyullah Muhammad Abbas, jilid 2, hal.566)

Begitupula didalam Silsilah shahihain Al-Bani, Mutadrak ala Shahihain Hakim Naisyaburi, Fathul Bari Asqalani Syafii, Fadhail Shahabah Syaibani, Bidayah Nihayah Al-Qursyi dan lainnya yang tidak mngkin dapat disebutkan satu persatu, teah meriwayatkan dengan sanad dan matan yang mirip bahwa si pembunuh Imam Ali as adalah seorang manusia yang paling celaka diantara orang-orang yang celaka di akhir zaman…

 

Siapakah sebenarnya Manusia yang paling celaka tersebut…?

Manusia yang paling celaka tersebut adalah “Abdurrahman Ibn Muljam Al-Muradi” seorang Hafidzul Quran, (Hafal Quran), Ahli Shalat dan banyak berpuasa dimana tidak ada yang dapat menandingi pada masa itu dalam Peribadahanya.

Dari wajahnya memancarkan raut keshalehan dengan adanya tanda hitam dikeningx (Jidat) tanda banyaknya orang tsb. bersujud kepada Allah swt, sebagaimana telah diramalkan oleh Rasulullah saww.

Rasulullah saww bersabda,

يَخْرُجُ قَوْمٌ مِنْ أُمَّتِي يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لَيْسَ قِرَاءَتُكُمْ إِلَى قِرَاءَتِهِمْ بِشَىْءٍ وَلاَ صَلاَتُكُمْ إِلَى صَلاَتِهِمْ بِشَىْءٍ وَلاَ صِيَامُكُمْ إِلَى صِيَامِهِمْ بِشَىْءٍ يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ يَحْسِبُونَ أَنَّهُ لَهُمْ وَهُوَ عَلَيْهِمْ لاَ تُجَاوِزُ صَلاَتُهُمْ تَرَاقِيَهُمْ يَمْرُقُونَ مِنَ الإِسْلاَمِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ

“Akan muncul suatu kaum dari umatku yang sangat pandai membaca Al-Quran. Yang mana bacaan kalian semua tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan bacaan mereka. Demikian pula dengan Sholat-sholat kalian daripada sholat mereka. Puasa mereka dibandingkan dengan Puasa kalian.

 

Mereka selalu membaca Alquran dan menyangka bahwa Alquran itu merupakan (hujjah) bagi mereka, namun ternyata bacaanya itu hanyalah Bencana atas mereka yang bacaanya tidak sampai melewati batas tenggorokanya.

Mereka keluar dari “ISLAM” sebagaimana melesatnya anak-anak panah meluncur dari busurnya.”

(Shahih muslim, kitab Zakat, Bab Tarkhis ala qatli Khawarij hadis 1066 hal.141)

Ya, mereka itu adalah kaum-kaum yang mengklaim kebenaran, surga dan neraka berada dalam genggaman mereka.

Merka rajin beribadah siang dan malam dan bahkan menjadikan masjid sebagai rumah mereka, namun sesungguhnya mereka-mereka itu adalah manusia-manusia yang celaka dan paling buruk dimuka bumi.

 

Mereka adalah orang-orang yang disifati Allah swt dalam surat Al-Kahfi ayat 104-105:

الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا

“Yaitu orang-orang yang sia-sia dan sesat perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka telah berbuat sebaik-baiknya.”

 

Mereka menyangka merekalah orang-orang yang paling baik, paling shaleh, top markotop dari orang-orang lain selain mereka, namun dimata Allah swt mereka telah melakukan hal yang sia-sia dan sesat menyesatkan…

Kemudian Allah swt menjelaskan sifat asli mereka dan balasan bagi orang-orang seperti mereka dalam surat Al-Kahfi ayat 105:

أُولَٰئِكَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ وَلِقَائِهِ فَحَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فَلَا نُقِيمُ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَزْنًا

“Mereka itu adalah orang-orang Kafir terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Nya, maka terhapuslah seluruh amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.”

 

Ya, mereka merasa kaum yang paling “wah” dari yang lain.. namun ternyata setelah diperlihatkan saat ditegakanya amal-amal perbuatan merka pada hari kiamat kelak, ternyata mereka tidak memiliki satupun amal-amal perbuatan dan tidak ada satupun pahala yang bisa ditimbang. Kemudian dilanjutkan di ayat berikutnya bahwa balasan atas mereka-mereka itu adalah neraka Jahannam yang apinya sangat panas membara….

Manusia terburuk dan paling celaka bukanlah “Yahudi” ataupun “Nashrani” melainkan pemeluk agama Islam itu sendiri bahkan lebih dari itu, mereka-mereka para Ahli Ibadah, Hafal Al-Quran, Ahli Puasa, Ahli Shalat malam, Ahli Sujud hingga jidatnya mnghitam dan lain sebagainya. Ketika mereka merasa sudah yang paling “WOW” dalam tampilan Ibadahnya,

lalu tidak segan mereka akan mengkafir-kafirkan, menyesat-nyesatkan, membully, menggorok bahkan membunuh orang-orang yang tidak sefaham dengan mereka.

Mereka itulah yang sudah merasa menjadi “tuhan-tuhan kecil” yang mana ketika tidak sefaham dengan mereka, sekaliber sahabat besar yang termasuk 10 orang yang telah dijamin masuk syurga di dalam hadist -Asyrah mubasyarah bil Jannah- yaitu “Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as” saja mereka bunuh.

Semoga dengan gambaran yang sangat jelas dan gamblang atas riwayat-riwayat duatas.. kita dapat mewaspadai baik untuk diri kita sendiri, keluarga dan kerabat-kerabat kita dari sifat-sifat orang yang digambarkan oleh lisan suci Nabi Swwa adalah Makhluk Allah yang paling celaka di akhir zaman… sehingga Insyallag kita dapat terhindar dan tidak termasuk dari golongan-golongan merka….!!!

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *