oleh

Bersih-Bersih BUMN, Demokrasiana Institute: Wajib Konsisten dan Tidak Tebang Pilih

Jakarta, TribunAsia.com – Menteri BUMN Erick Thohir masih melanjutkan agenda bersih bersih BUMN, pada dasarnya tindakan yang diambil Erick sudah berada pada koridor tepat, akan tetapi agenda bersih bersih ini harus dilakukan secara total dan menyeluruh serta tidak tebang pilih.

Koordinator Presidium Demokrasiana Institute, Zaenal Abidin Riam, memandang gebrakan Erick dalam kasus Garuda dengan memecat Dirut sudah baik namun belum cukup, tindakan tersebut hanya berpeluang mengembalikan kepercayaan publik kepada BUMN.

“Pemecatan Dirut Garuda sudah benar tetapi tindakan itu tidak cukup untuk membuat BUMN berjaya, itu hanya sebagai stimulus agar kepercayaan publik kepada BUMN kembali menguat,” jelas Enal di Jakarta.

Menurutnya Erick tidak boleh hanya berhenti di kasus Garuda, masih banyak kasus lain yang membelit BUMN, sebutlah kasus gagal bayar Asuransi Jiwasraya dan kasus Bank BTN, bahkan dalam kasus Jiwasraya kerugian negara lebih besar dari penyeludupan Harley di pesawat Garuda.

Lebih lanjut Enal menekankan masalah utama dalam tubuh BUMN adalah menjamurnya korupsi, terbukti beberapa petinggi BUMN telah menjadi pesakitan akibat korupsi, Erick perlu melakukan langkah serius mengatasi akar masalah ini.

“Yang paling mendesak adalah mewujudkan tata kelola perusahaan yang bersih, jauh dari prilaku koruptif, sangat mendesak membentuk manajemen yang melahirkan korporasi bersih, menempatkan orang bersih dan punya kompetensi memajukan BUMN,” ungkap Enal.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *