oleh

Garbi Duga Perusakan Billboardnya Suruhan Walkot Depok

Depok, TribunAsia.com – Ketua Ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) Kota Depok Bayu Adi Permana  akan menuntut secara hukum kasus pengrusakan billboard miliknya di Jalan Raya Margonda di dekat Balai Kota Depok.

Sebut Bayu, patut diduga Wali Kota Depok Muhammad Idris pengrusakan Billboard pesan sosial organisasi masyarakat (ormas) ini.

“Patut diduga Wali Kota Depok Idris menekan aparat di Dinas Perizinan atau Satpol PP untuk menurunkan billboard kami yang berisi pesan sosial tentang kemiskinan, pengangguran, kemacetan, pendidikan, dan kesehatan. Dan ada kalimat Bosan yang Lama Pilih yang Baru,” ujar Bayu Adi Permana kepada wartawa seperti dilaporkan TribunAsai.com, Rabu (1/12/2019).

Tentang pengrusakan baliho ini, Garbi sebut Bayu sudah beri kuasa hukum kepada Slamet Hasan untuk mengambil tindakan alternatif hukum yang perlu ke ranah pidana, perdata, PTUN, ke lembaga konsumen, atau ke Ombudsman.

“Ini tidak baik bagi alam demokrasi. Wali kota yang antikritik, antidemokrsi. Kok soal biasa saja ambil tindakan penekanan kepada ASN dan agensi iklan untuk melakukan penurunan berupa perusakan aset baliho,” tegas Bayu.

Bayu akui, sudah ada pegawai Pemkot Depok yang menghubungi yang meminta maaf. Tapi, masalahnya adalah, Grabi sudah derita kerugian secara materil dan immateril.

Sedana, Kuasa Hukum Garbi Slamet Hasan mengatakan. Sesuai Surat Keterangan Pajak Daerah (SKPD) sebebar Rp 4 juta lebih. Billboard itu mendapat izin dari tanggal 2 Desember 2010-2 Januari 2020. Pada praktiknya selama ini dari para agensi pemasangan reklame, langsung dapat dipasang walau belum ada segel reklame dari Dinas Perizinan Kota Depok.

“Sebenarnya itu urusan antara agensi reklame dan DPMPTSP soal perizinan. Kan, agensi Alfa Retailindo sudah biasa urus iklan. Setahu kami selama ini yang berlangsung sudah bayar pajak sekaligus sudah bisa pasang. Kasus ini kami kaji, pekan depan sudah harus masuk ke tuntutan hukum,” ujar Slamet. (HIRA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *