oleh

Muhasabah Diri, Sepuluh Langkah Hidup Tenang

TribunAsia.com

Sebagai mana kita sadar, hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”

(QS. Ar-Ra’d 13: Ayat 28)

Dari ayat di atas dapat dipahami bahwa bila kita ingin hatinya tentram maka disuruh untuk berdzikir yang banyak.

Setidaknya ada sepuluh langkah untuk menjadikan hati tenang yaitu :

 

1. TIDAK MEMBENCI :

Jangan sekali-kali membenci seseorang walaupun dia berbuat kesalahan kepadamu tetapi doakan dia untuk berubah dan menjadi baik.

Allah SWT berfirman:

وَمَنْ يَّرْغَبُ عَنْ مِّلَّةِ اِبْرٰهٖمَ اِلَّا مَنْ سَفِهَ نَفْسَهٗ ۗ وَلَقَدِ اصْطَفَيْنٰهُ فِى الدُّنْيَا ۚ وَاِ نَّهٗ فِى الْاٰ خِرَةِ لَمِنَ الصّٰلِحِيْنَ

“Dan orang yang membenci agama Ibrahim, hanyalah orang yang memperbodoh dirinya sendiri. Dan sungguh, Kami telah memilihnya (Ibrahim) di dunia ini. Dan sesungguhnya di akhirat dia termasuk orang-orang saleh.”

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 130)

 

2. TIDAK BERKELUH KESAH :

Jangan berkeluh kesah karena apa yang kita alami sebuah proses untuk kita menjadi lebih dewasa dalam banyak hal , sebaliknya perbanyaklah berdoa kepada Tuhan.

Allah SWT berfirman:

اِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوْعًا ۙ

“Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah,”

(QS. Al-Ma’arij 70: Ayat 20)

 

3. HIDUP SEDERHANA :

Hidup sederhana walaupun punya kedudukan tinggi & harta melimpah karena apa yang kita terima semuanya adalah titipan.

Allah SWT berfirman:

اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَا نُوْۤا اِخْوَا نَ الشَّيٰطِيْنِ ۗ وَكَا نَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا

“Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.”

(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 27)

 

4. BERPRASANGKA BAIK :

Senantiasa berfikir positif meskipun kerap ditimpa musibah karena dari setiap persoalan kita dapat merasakan bahwa Tuhan tidak pernah memberi cobaan melebihi kekuatan kita.

Allah SWT berfirman:

اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَا نُوْۤا اِخْوَا نَ الشَّيٰطِيْنِ ۗ وَكَا نَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا

“Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.”

(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 27)

 

5. SELALU TERSENYUM :

Allah SWT berfirman:

اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَا نُوْۤا اِخْوَا نَ الشَّيٰطِيْنِ ۗ وَكَا نَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا

“Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.”

(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 27)

Senyumlah walaupun hati terluka karena hinaan orang dengan  satu pemahaman  vkita mengampuni dia karena dia tidak tau apa yang dia perkatakan kepada kita.

 

6. SELALU MEMBERI :

Gemar memberi dan berbagi walaupun kita tidak berlebih karena kita sesungguhnya bendahara Tuhan didunia ini.

Allah SWT berfirman:

اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَا نُوْۤا اِخْوَا نَ الشَّيٰطِيْنِ ۗ وَكَا نَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا

“Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.”

(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 27)

 

7. BERDOA TANPA SEPENGETAHUAN MEREKA :

Jangan lelah dan jemu jemu selalu mendoakan sahabat -2 kita untuk kebaikan mereka tanpa  sepengetahuannya.

Allah SWT berfirman:

اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَا نُوْۤا اِخْوَا نَ الشَّيٰطِيْنِ ۗ وَكَا نَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا

“Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.”

(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 27)

 

8. TIDAK DENGKI & IRI HATI :

Jangan iri & dengki dengan kejayaan dan kesuksesan teman-teman anda, karena setiap orang yang menerima lebih akan diminta lebih dalam hidup ini , sehingga kita tidak perlu iri.

Allah SWT berfirman:

اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَا نُوْۤا اِخْوَا نَ الشَّيٰطِيْنِ ۗ وَكَا نَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا

“Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.”

(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 27)

 

9. MUDAH MEMAAFKAN :

Allah SWT berfirman:

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّآءِ وَا لضَّرَّآءِ وَا لْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَا لْعَا فِيْنَ عَنِ النَّا سِ ۗ وَا للّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ ۚ

“(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.”

(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 134)

 

Jangan merasa malas dan susah dalam memaafkan kesalahan orang lain, karena terdapat kelegaan dan ketenangan dalam kita memaafkan.

 

10. HINDARI PERMUSUHAN :

Jangan menganggap orang yang berbeda pendapat sebagai lawan, karena sesungguhnya dia tetap saudara kita yang kita kasih…..

 

Allah SWT berfirman:

وَقٰتِلُوْهُمْ حَتّٰى لَا تَكُوْنَ فِتْنَةٌ وَّيَكُوْنَ الدِّيْنُ لِلّٰهِ ۗ فَاِ نِ انْتَهَوْا فَلَا عُدْوَا نَ اِلَّا عَلَى الظّٰلِمِيْنَ

“Dan perangilah mereka itu sampai tidak ada lagi fitnah, dan agama hanya bagi Allah semata. Jika mereka berhenti, maka tidak ada (lagi) permusuhan kecuali terhadap orang-orang zalim.”

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 193)

 

Semoga kita semua dapat mengamalkan sepuluh  langkah hidup tenang  sehingga dimudahkan dapat berkumpul bersama di Jannah .

Saatnya seorang hamba duduk bersimpuh mohon ampun dan semua doa yang dipinta dikabulkan oleh Alloh. Aamiin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *