oleh

Barisan Pembaharuan Dukung Diah Warih Anjari Calonkan Diri Sebagai Walikota Solo

Solo, TribunAsia.com – Organisasi Kemasyarakatan (ormas) Presidium Pusat Barisan Pembaharuan (PP BP) menyatakan mendukung Diah Warih Anjari Ketua Umum Brigade 01 untuk maju sebagai Calon Walikota Solo 2020-2025.

Dukungan ini disampaikan Gus Din Ketua Umum PP BP, atau Syafrudin Budiman, SIP. Katanya, ormas Barisan Pembaharuan sebagai relawan militan Jokowi-Amin pada Pilpres 2019 lalu memandang Diah Warih Anjari adalah sosok muda visioner, cantik dan intelektual.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Kami sudah turun ke Solo atau Kota Surakarta beberapa waktu lalu (red-24 November sd 02 Desember 2019), untuk mensosialisasikan figur Diah Warih Anjari. Bahkan, PP BP juga sudah menginstruksikan BP Jawa Tengah dan BP Yogyakarta membantu sosialisasi ke Kota Solo,” ujar Gus Din, cicit Mantan Walikota Solo Raden Muhammad Saleh Werdisastro tahun 1951-1958, Jum’at (6/12/2019).

Menurutnya, Moh. Ilyas Ketua Presidium Wilayah Barisan Pembaharuan (PW BP) Jawa Tengah juga mendirikan Posko Sosialisasi dan Pemenangan Diah Wariah Anjari. Terus kata Gus Din, PW BP Jawa Tengah akan turun ke bawah mensosialisasikan sosok dan visi-misi Diah Warih dalam membangun Kota Solo kedepannya.

“Sosialisasi ke bawah akan terus dilakukan Barisan Pembaharuan bersama relawan lainnya di Solo. Termasuk Brigade 01, Pospera, Kader Militan Jokowi (Kamijo), Sosialita Jokowi (SJ) dan relawan lainnya, akan turun secara massif door to door mengenalkan Diah Warih Anjari,” tutur lulusan Sarjana Ilmu Politik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS).

Terakhir kata Gus Din, Barisan Pembaharuan juga ikut mengawal Diah Warih Anjari saat silaturrahim ke Kyai-Kyai di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Dimana Barisan Pembaharuan ikut sowan ke KH. Muwafiq (Gus Muawafiq), KH Abdul Karim (Gus Karim), KH Miftah (Gus Miftah) dan Kyai Bimo (Senior PSHT), serta tokoh masyarakat lainnya.

“Dalam silaturrahim tersebut, banyak ilmu yang diserap dan menjadi aspirasi perjuangan dalam membangun Solo bersama-sama. Sebab, Kota Solo adalah Kota yang memiliki potensi lebih maju lagi dan lebih sejahtera, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan norma masyarakat,” ungkap Gus Din. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *