oleh

Calon Nasabah BRI Ditolak Ajukan KUR karena BI Checking

Jakarta, TribunAsia.com – Calon nasabah BRI ditolak ajukan kredit usaha rakyat (KUR) karena menerima BI Checking. Kejadian diketahui ketika Jonny Martin ditawarkan oleh BRI Syariah dan segera melengkapi persyaratan kredit usaha.

Namun, sehari setelah data tersebut diperiksa BRI dia ditolak dengan alasan terkena BI Checking. Padahal, Jonny belum pernah mengajukan KUR dan data miliknya di salahgunakan oleh oknum marketing BRI tanpa sepengetahuan dirinya.

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur - ZONA INTEGRITAS (Wilayah Bebas Korupsi)

“Di bulan Juni 2019 ada yang nawarin dari BRI Syariah untuk menganjukan KUR kesini (tempat usaha di Pondok Kelapa) untuk menawarkan, kebetulan memang kita butuh dana dan setelah itu pihak BRI Syariah minta foto kopi KTP suami istri,” keluh calon nasabah yang data pribadinya dimanfaatkan oknum BRI, Senin (3/12/2019).

Atas kejadian itu, dia pun mendatangi kantor BRI terdekat karena data-data persyaratan pengajuan KUR dimanfaatkan oleh oknum marketing BRI. Menurut Jonny, dikantor BRI disarankan untuk membuat surat pernyataan bahwa dia belum pernah menerima pencairan dana kredit usaha rakyat.

“Besoknya langsung informasi, kalau saya sudah kena BI Chekking. Intinya saya disuruh untuk membuat pernyataan bahwa kalau yang ada di BI Checking itu bukan saya,” ujar korban kepada TribunAsia.com dibilangan Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Baca Juga : BRI Cabang Kalimalang Serahkan ke Legal Officer Penyalahgunaan Data Nasabah KUR

Diketahui, BI checking yaitu laporan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia yang berisi riwayat kredit/pinjaman seorang nasabah kepada bank atau lembaga keuangan non bank.

Dalam kesempatan berbeda, kantor cabang BRI Kalimalang, Jakarta Timur enggan menjelaskan secara rinci permasalahan kredit usaha rakyat (KUR). Oleh sebab itu, dikatakan Suryatman salah seorang sekuriti di BRI kasus itu telah dilimpahkan ke Divisi Hukum kantor wilayah BRI yang terdapat di Jalan Veteran.

“Ke LO, (legal officer) Divisi hukum Kanwil paling bapak (wartawan-red) bisa konfirmasi kesana kita udah nggak ada wewenang. Kita punya tingkatannya, unit, cabang, cabang ke Kanwil jadi bukan kami yang ngurusin,” tutur dia.

Kepala Cabang BRI Kalimalang Jakarta Timur saat dikonfirmasi enggan menemui wartawan dikatornya yang terdapat di Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur.  Lebih lanjut, sekuriti BRI itu mengatakan pimpinan cabang sedang diluar kantor.

“(Mengarahkan) Pak Ace Kepala cabang lagi keluar kita sudah serahkan kasus hukumnya ke Kanwil disini hanya bisnisnya. Kalau ada kasus hukum ada bagiannya,” kata dia lagi. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *