oleh

Wabah Hepatitis A Marak, PDIP Ragukan Penghargaan Depok Kota Sehat

Depok, TribunAsia.com – Buntut marak wabah penyakit hepatitis A di Kota Depok yang sedang menghebohkan, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Depok meragukan kesahihan penghargaan Swasti Saba Wistara 2019. Ini adalah penghargaan tertinggi sebagai kota sehat dari Kemenkes dan Kemendagri.

“Kami mempertanyakan kualitas kerja team penilai. Sekarang baru saja terungkap adanya lebih 80 pelajar di SMPN 20 yang kena wabah hepatitis A. Ini barunya terungkap dan massal. Kita perlu waspada pada penderita sakit yang belum terungkap dibanyak tempat,” sebut Ketua FPDIP Ikravany Hilman bersama Sekretaris Veronika di Kantor Fraksi seperti dilaporkan TribunAsia.com, Jumat, (22/11/2019).

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur - ZONA INTEGRITAS (Wilayah Bebas Korupsi)

Didampingi, Sekretaris dan Anggota Komisi D Rudi Kurniawan dan Imam Turudi yang menangani masalah kesehatan, Ikravany mengatakan pemerintah pusat harus lebih selektif dan ketat dalam memberikan piagam perhargaan apa pun. Team penilai dari pusat harus meneliti dan memetik kenyataan di lapangan.

“Kami rasa Presiden Jokowi kami mohon dapat mengevaluasi kinerja team penilai yang ada di kementerian ini,” ujarnya.

Sedangkan Rudi Kurniawan pada masih lemahnya penyediaan sarana kesehatan dan fasilitas untuk anak.

“Miris kita. Kenapa wabah hepatitis A ini terjadi di sekolah. Apakah sesuai dengan status kota layak anak,” ujat Rudi.

Sebebutnya, di bidang kesehatan, masih ada terjangkit penyakit di tahun 2019 ini demam berdarah dengan 970 kasus. Ini meningkat tiga kali daripada tahun 2018, 300 kasus. Juga, ada 17 warga terjangkit chikungunya dan 80 balita derita gizi buruk.

“Ini berkaitan dengan kesehatan lingkungan. Bila ditangani sungguh-sungguh dan peduli, tidak hanya demi pehargaan ini mudah. Sebab hal yang berulang setiap tahun. Ini adalah kebersihan lingkungan. Seperti toilet sekolah, jajanan,” ujarnya. (HIRA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *