oleh

Tengku Rina Perankan ‘Maria Zaitun’ Saat Festival Teater Internasional 2019 di Belarusia

Jakarta, TribunAsia.com – Tengku Rina memahami betul karakter ‘Maria Zaitun’ dalam pertujukan teaternya dengan konsep Republic Of Performing Arts. Perempuan cantik kelahiran Medan keturunan keluarga Melayu-Belanda ini mengeksplore semua potensi agar benar-benar maksimal dan berkarakter.

Sebelum berangkat tampil di Lyceum Belarusia State University, Minsk, Belarusia mewakili Indonesia dalam kompetisi Festival Teater International yang cukup bergengsi dengan katagori Amateur Youth. Dalam even ‘XVI Teatralny Kufar International Theatre Festival 2019’ yang diselenggarakan pada tanggal 18-25 November 2019. Tengku Rina dua bulan lebih berlatih di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini Raya, Menteng Jakarta.

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur - ZONA INTEGRITAS (Wilayah Bebas Korupsi)

“Saya benar-benar tampil maksimal di pentas Festival Tearter ini Rabu, 20 November 2019 kemarin, saya sangat menjiwai peran dan mengikuti sesuai arahan sutradara. Bangga rasanya bisa tampil di pagelaran Internasional,” terang Tengku Rina, Jum’at (22/11/2019).

Tengku Rina bercerita bahwa karakter Maria Zaitun menggambarkan sosok wanita tuna susila (WTS) yang terlunta-luta dari kota satu ke kota lainnya. Kenapa bisa begitu? karena sebagai perempuan pekerja seks komersial Maria Zaitun terkena penyakit kelamin seperti sipilis.

Bahkan Maria Zaitun kata Tengku Rina, sudah minta pertolongan Pastur di gereja dan orang-orang lainnya. Akan tetapi, Maria Zaitun tetap ditolak sana-sini.

“Namun akhirnya sesuai ending cerita naskah, Maria Zaitun ketemu dengan lelaki baik yang mau merawatnya. Pada akhirnya mereka jatuh cinta dan menikah hidup bahagia. Itulah kisah singkatnya,” jelas Tengku Rina mediskripsikan sosok Maria Zaitun.

Republic Of Performing Arts sebagai satu-satunya wakil Indonesia dalam festival teater internasional tersebut sukses mementaskan lakon Maria Zaitun. Drama yang diadopsi dari sajak Nyanyian Angsa karya WS Rendra dan ditulis ulang Amien Kamil, sekaligus sutradara.

Saat penampilan Tengku Rina dan tim lainnya berhasil memukau penonton, juri dan peserta festival yang diikuti 12 negara.

“Doakan ya mas semoga menjadi juara. Sampai ketemu di TIM Jakarta, kami masih menunggu pengumuman sampai tanggal 25 November 2019,” kata Tengku Rina.

Sementara itu Amien Kamil sebagai Artistic Director Republic Of Performing arts Jakarta-Indonesia melalui akun facebooknya menceritakan proses saat tampil di festival teater di Rusia.

Katanya, setelah diseleksi dari lebih 70 konsep teater & dokumentasi video dari seluruh dunia serta melalui kuratorial yang ketat dan berdasarkan citarasa yang tinggi. Akhirnya video dan konsep pertunjukan Republic Of Performing Arts, Jakarta yang berjudul ‘Maria Zaitun’ akhirnya terpilih menjadi penampil utama mewakili Indonesia dalam kompetisi Festival Teater International yang cukup bergengsi ini.

“Saat even XVI Teatralny Kufar International Theatre Festival 2019 yang diselenggarakan pada tanggal 18 – 25 November 2019, di Minsk, Belarusia. Kami sudah tampil sempurna. Mohon doa restu salam hormat, semoga terpilih sebagai pemenang,” ujar Amien Kamil.

Adapun negara lain yang kelompok teaternya terpilih juga, antara lain adalah Aljazair, Belarusia, Chile, Perancis, Georgia, Ghana, India, Iran, Israel. Italy, Jordan, Latvia, Marokko, Nepal, Pilipina, Polandia, Rusia, Spanyol dan Ukraina

“Kami tampil di Belarusia bersama Jalu G Pratidina, Wendy Hs, Supri Boemi, Edi Bonetski, Tengku Rina Doremi, Ros Jully, Zakiah Balahmar, Joel Thaher, Irman Nisha dan Richard Denny Nahazon II, serta lainnya,” tulis Amien Kamil di facebooknya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *