oleh

Hakim Temukan Unit East Point Apartemen Tanpa Pintu dan Kelistrikan

Jakarta, TribunAsia.com – Hakim PN Jaktim temukan bangunan unit Eas Point Apartemen belum layak huni. Dalam agenda Pemeriksaan Setempat (PS) tim Majelis Hakim sempat menyaksikan unit apartemen tanpa dilengkapi pintu dan kelistrikan.

Seperti dikatakan Tarigan Muda Limbong, SH ketika melakukan pemeriksaan dilokasi objek gugatan yang dikeluhkan konsumen. Atas temuan itu, dia memerintahkan Sumiyati tak lain petugas panitera pengganti (PP) untuk mencatat hasil pengamatan tersebut dan akan disampaikan dalam kesimpulan mendatang.

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur - ZONA INTEGRITAS (Wilayah Bebas Korupsi)

“Catat belum ada pintu, listrik belum ada,” kata Limbong di apartemen yang terdapat di Jalan Sentra Timur Pulogebang, Jakarta Timur, Jum’at (15/11/2019).

Seluruh fasilitas yang berada di unit tersebut juga dicek oleh Majelis Hakim diantaranya seperti air, listrik dan kelengkapan unit yang menjadi bagian hak konsumen.

Lanjut dia, Limbong juga menyampaikan dihadapan pihak-pihak terkait usai melaksanakan peninjauan objek gugatan itu. Kemudian, dia berpesan mendatang akan dituangkan kedalam kesimpulan.

“Nanti dimasukkan kedalam kesimpulan, kalian jangan berantem ya,” pesan majelis hakim sebelum meninggalkan lokasi.

Berbeda dengan tim lainnya, Tirolan Nainggolan, SH justru mengatakan lantai 13 dan 16 tidak dilengkapi petunjuk. Bahkan, kondisi lantai yang berada didalam bangunan apartemen tersebut masih terbengkalai terdapat material bangunan.

“Yang nggak ada itu lantai 13 dan 16. Mana yang menurut tergugat kita lihat,” tutur Tirolan dihadapan para pihak.

Tirolan pun menyinggung letak lantai maupun unit yang dipasarkan oleh marketing apartemen. Akan tetapi, dia berharap kepada pengelola apartemen, setelah melakukan Pemeriksaan Setempat (PS), katanya jika terdapat kekurangan perlu akui.

“Apakah marketing yang jual ke bapak ini, lantai berapa. Akui saja kalau ada kekurangan,” ungkap tim majelis berbatik itu.

Sebelum meninggalkan lokasi, Siti Dzamzanah, SH bersama tim lainnya menerangkan perihal Pemeriksa Setempat (PS) akan dimasukkan dalam agenda pekan depan di PN Jaktim.

“Oke nanti dituangkan dalam kesimpulan tanggal 21 November 2019,” singkat pimpinan majelis hakim. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *