oleh

HB. Rizieq & Opisisi Nyata

TribunAsia.com

Oleh : Muhammad AS Hikam

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur - ZONA INTEGRITAS (Wilayah Bebas Korupsi)

Sosok HRS muncul lagi di pentas politik nasional pasca Pilpres ’19. Kehadiran beliau, yang seolah datang pergi melalui jalur dunia maya, tampak dianggap semakin mengganggu oleh penguasa. Namun sepertinya sang penguasa tak mampu mengontrolnya.

Bahkan makin tampak respon-2 yg tak koheren, terbata-bata, dan penuh kegamangan dr aparat thd HRS selama 2 th belakangan ini. Ujung2nya malah menghasilkan fenomena politik yang baru. Yakni, pelan tapi pasti, HRS menjelma menjadi kekuatan OPOSISI politik yg lebih riil dan efektif bg rezim PJ.

Dibandingkan dg kekuatan oposisi dr fraksi2 di Parlemen, parpol-parpol, apalagi para politisi, ‘ancaman’ yg tercitrakan dari fenomen HRS ini jauh lebih terasa, imminent (dekat), dan berjangkauan luas. Bukan hanya pada tataran ideologis, tetapi juga kekuatan politik riil sebagai bagian dari organisasi masyarakat sipil Indonesia.

Dengan ‘mati suri’nya oposisi di ranah politik elektoral, bisa jadi oposisi akan bersemai lagi di ranah masy sipil. Dan jika HRS menjadi salah satu penggeraknya, politik Indonesia menuju 2024 akan makin diwarnai dg dinamika yg tinggi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *