oleh

Kang Beben : Korupsi Buat Warga Tangsel Menderita

Tangsel, TribunAsia.com – Berbicara tentang Kota Tangerang Selatan saat ini dianggapnya sudah memiliki banyak perubahan dan lebih maju, pemerintahan lama telah meletakan pondasi yang bagus dan kelak penerusnya harus berprinsip Tangsel yang lebih hebat dan bermartabat.

Pelayanan prima menurut bakal calon walikota Tangerang Selatan yang akrab di sapa Kang Beben (Drs.Beben Nurpadilah M.Kom), baginya masyarakat harus disamakan dan jangan lagi menyisakan ketidakadilan atau tebang pilih. Pembangunan dan infrastruktur barangkali masih tersisa kurang fair walau sebagian tersentuh swasta.

“Harapan saya, masyarakat dapat berpartisipasi dan mengetahui manajemen keuangan secara transparan tidak lagi ditutupi segala bentuk korupsi yang terselubung dan sistemik prakteknya,” imbuhnya.

Saat ditemui wartawan pekan lalu (03/11/2019) Kang Beben sekali lagi menegaskan jika korupsi sangat membuat warga Tangsel menderita dan tertipu sebab amanah masyarakat sudah diingkari.

“Saya ingin Tangsel ini menjadi kota yang berakhlak mulia, artinya pemimpinnya jika sudah menjadi suri tauladan oleh masyarakatnya maka KKN akan hilang dengan sendirinya,” ujar Kang Beben.

“Pemimpin kedepan harus benar-benar memiliki akhlak mulia berpihak dan bekerja buat masyarakatnya bukan kelompok atau kepentingan keluarga,” tandasnya.

Masih Kata Kang Beben, “Korupsi itu harus di buang jauh, sebab korupsi membuat masyarakat menderita, harusnya pembangunan dibangun dengan kualitas yang bagus tetapi hasilnya malah amburadul dan masyarakat juga yang menderita dan mimpi pun tidak sesuai harapan”.

Dirinya berharap, masyarakat Tangsel harus berani terlibat dan berpartisipasi mengecek tata kelola keuangan kotanya.

“Saya akan terus turun ke bawah melihat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, keterbukaan informasi termasuk manajemen keuangan dan partisipasi masyarakat akan saya kembangkan dalam pembangunan di Tangerang Selatan,” tegas Kang Beben.

“Jika saya mendapatkan amanah, saya ingin partispasi dan kepedulian masyarakatnya harus dihidupkan dan mengacu kepada keinginan masyarakatnya,” tutup Kang Beben.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *