oleh

Warga Binaan Lapas Ciangir Garap Lahan Perkebunan Jagung

Kab. Tangerang, TribunAsia.com – Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) memberikan edukasi bertani menanam jagung dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional.

Sebanyak 28 Warga Binaaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Ciangir, Kabupaten Tangerang, diberikan edukasi menanam jagung, Kamis (7/11/2019).

Direktur Jendral Pemasyarakatan Kemenkumham, Sri Puguh Budi Utami menyampaikan, WBP yang sudah diberikan pembinaan tentang kemandirian harus bisa menghasilkan produk barang ataupun jasa. Salah satunya dengan menanam jagung. Setidaknya WBP kata Sri, bisa memberikan kontribusi untuk pembangunan nasional secara nyata.

“Bukan hanya konsep saja, tapi mereka praktek langsung untuk membantu ketahanan pangan nasional,” ucap Sri kepada awak media di Aula Lapas Terbuka Kelas IIB Ciangir, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Sri pun mengatakan, hasil panen jangung nantinya bisa dikembangkan lagi menjadi sebuah produk yang bisa berguna bagi masyarakat luas atau mempunyai nilai tambah. Adapun lahan pertanian lanjutnya, dari Kementerian Pertanian dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah memberikan lahan bertani untuk Lapas Ciangir seluas 15 hektar.

“Jadi Ciangir 15 hektar, Kendal 15 hektar dan Nusakambangan 20 hektar. Lebih ditingkatkan lagi edukasinya,” terangnya.

Sementara, Kepala Lapas (Kalapas) Terbuka Kelas IIB Ciangir Kabupaten Tangerang, Sugeng Indrawan mengatakan, mekanisme waktu WBP dalam bekerja yakni 8 jam perhari dan sudah dengan waktu istirahat. Adapun persentase pembagian pertanian untuk WBP tersebut yakni sekitar 50% dari hasil bersih pada masing-masing bidang.

“Sampai jam 4 sore, itu sudah dengan waktu istirahat. Sekitar 50% dari keuntungan bersih untuk setiap bidangnya,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *