oleh

Sinergitas Universitas Pancasila Dukung Visi Revolusioner Mendikbud

Jakarta, TribunAsia.com – Rektor Universitas Pancasila Prof. Dr. Wahono Sumaryono, mendukung penunjukan Nadiem Makarim sebagai mendikbud yang revolusioner. UP tidak dalam posisi bersikap tidak ataupun setuju. Pemilihan menteri adalah hak prerogatif presiden. Perguruan tinggi berkontribusi pada peningkatan kualitas.

“Semoga Nadiem Makarim sukses meningkatkan kualitas berjaya dilevel internasional. Pemilihan menteri usia muda ini adalah paradigma out of the box pembangunan pendidikan,” ujar Sumaryono seperti dilaporkan TribunAsia di sela milad UP ke-53 dengan kredo Wujud Nyata Komitmen Universitas Pancasila dalam Mengembangkan SDM yang Kompetitif.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

UP sebutnya, mempersiapkan perkuliahan mutakhir e-learning. Sudah ada 29 persen bahan ajar dari semua fakultas yang ada. E-learning blended dengan perkuliahan tatap-muka.

Sebagai capaian UP, semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan. Beragam prestasi telah diperoleh diantaranya meraih peringkat ke-45 PTN dan PTS terbaik di Indonesia dari total 2141 PTN dan PTS yang ada di Indonesia.

“Juga, meraih peringkat 5 terbaik se-DKI Jakarta di Tahun 2019 versi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi(LLDIKTI). Peringkat 16 PTS Terbaik di Indonesia pada tahun 2019 serta Peringkat 32 Kampus Terhijau di Indonesia tahun 2018 oleh UI Green Metric,” tuturnya.

Kualitas pendidikan ini mendorong prestasi mahasiswa juga dibuktikan dengan peraihan Juara II pada lomba nasional Indonesian Energy Innovation Challenge 2019 oleh mahasiswa Teknik Mesin yang mengusung tema Perancangan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Air Laut. Dan, perolehan gold medal oleh Tim Teknik Mesin dan Teknik Elektro pada acara Regional Educators and Students Product Exhibition (RESPEX) 2019 di Port Dickson Malaysia.

Selanjutnya, prestasi tim psikologi yaitu juara II Lomba Desain Intervensi Sosial dan Juara Favorit Film Pendek pada lomba Positive Psychology Student Festival 2019 yang diselenggarakan oleh Ap2i Indonesia. Sedangkan prestasi di bidang olahraga, Tim Tarung Derajat meraih 1 emas, 2 perunggu dan Tim Atlet Taekwondo UP mendapatkan 6 medali emas, 3 medali perak dan 8 medali perunggu.

UP tentu akan terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan. Di bidang Akademik, UP telah bekerjasama dengan sejumlah Universitas di dalam dan luar negeri dalam rangka studi lanjut dosen, kerjasama penelitian, pertukaran mahasiswa dalam bentuk transfer kredit, double degree. Untuk menunjang kegiatan kerjasama itu. UP juga membentuk University of Pancasila International Community (UPIC).

UPIC merupakan wadah bagi para mahasiswa UP, yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik tapi juga kemampuan dan kapasitas untuk berinteraksi dalam pergaulan internasional. Para mahasiswa yang tergabung dalam UPIC diharapkan akan menjadi Duta UP dan promotor dalam meningkatkan international exposure UP sebagai institusi pendidikan yang mampu berkiprah di luar negeri. (HIRA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *