oleh

Satpol PP Jaksel Diduga “Masuk Angin” Melakukan Pembiaran Bangunan Liar Tanpa IMB

Jakarta, TribunAsia.com – Selaku Kuasa Hukum dari Sri Roosmini berdasarkan Surat Kuasa Khusus Nomor: 138/SK/RnC/I/2019 tertanggal 02 Januari 2019, sebagai pihak yang sedang berperkara dengan Saudara Prayitno, Saudari Dian dan Saudara Yudi selaku pemilik/penghuni bangunan Rumah Liar yang terletak di Jalan Abadi Nomor 1, RT/RW 008/006, Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, 12230.

(Selanjutnya disebut “Rumah Liar Nomor 1”), merasa sangat dirugikan dengan Satpol PP Kota Jakarta Selatan yang sudah melakukan pembiaran pembangunan Rumah Liar Nomor 1 tersebut, karena Pembongkaran Paksa Rumah Liar Nomor 1 tersebut seharusnya sudah dilakukan pada bulan Februari 2019 lalu, atas dasar Rekomendasi Teknis Bongkar Paksa dari Kepala Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang Dan Pertanahan (Citata) Kota Administrasi Jakarta Selatan kepada Satpol PP Kota Jakarta Selatan karena telah didahului oleh penerbitan Surat Peringatan (SP), Segel dan Surat Perintah Bongkar (SPB).

Namun Satpol PP Kota Jakarta Selatan tetap tidak melakukan pembongkaran paksa tersebut. Kami Alessandro Rey, SH, MH, MKn, BSC, MBA, LUTCF, LUF, FSS, CPM, CLA, IPC, CRA, CTA, CLI, CTL., Kartika Sari Putri, SH., MH., Arafatus Syahidah, SH., MH., dan Lukman Wicaksono, SH., para Advokat yang tergabung pada Kantor Advokat/Pengacara Pajak/Kurator Rey & Co Jakarta Attorneys at Law , berkedudukan di Jakarta, dan beralamat di Wisma Bayuadji Lantai 2 Suite 205, Jalan Gandaria Tengah III Nomor 44, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12130.

“Kami telah mengirimkan Surat Nomor 349/RnC/SR-P/V/2019 tanggal 21 Mei 2019 kepada Satpol PP Jakarta Selatan dengan agenda Permohonan Pembongkaran Paksa Rumah Liar Nomor 1 tersebut namun surat kami tidak ditanggapi oleh Satpol PP Kota Jakarta Selatan ataupun pihak-pihak yang terkait. Padahal Citata telah melakukan tindakan  penertiban berupa Surat Peringatan (SP), Segel dan Surat Perintah Bongkar terhadap Rumah Liar tersebut pada tanggal 10 Januari 2019 bahkan Citata sudah memberikan Rekomendasi Teknis Bongkar Paksa kepada Satpol PP Jakarta Selatan dan menyatakan bahwa perihal Pembongkaran Paksa merupakan kewenangan Satpol PP pada bulan Februari 2019,” jelas tim kuasa hukum, Jum’at (20/9/2019).

Merasa tidak puas dengan kinerja Satpol PP Kota Jakarta Selatan yang terkesan menunda-nunda dalam pelaksanaan Pembongkaran Paksa Rumah Liar Nomor 1 tersebut maka kami, kata dia, mengirimkan surat kembali dengan Surat Nomor 349/RnC/SR-P/VI/2019 tanggal 13 Juni 2019 kepada Satpol PP Kota Jakarta Selatan yang pada intinya mempertanyakan kinerja Satpol PP Kota Jakarta Selatan yang tidak menjalankan tanggung jawab dan tugas sesuai peraturan yang berlaku, namun sekali lagi Satpol PP Kota Jakarta Selatan seolah meremehkan masalah ini dengan tidak menjawab/menanggapi surat-surat kami.

Terakhir Kuasa Hukum mengatakan, ” Kami mengirim Surat Nomor 390/RnC/SRP/IX/2019 tanggal 09 September 2019 dengan harapan dapat terlaksananya Pembongkaran Paksa terhadap Rumah Liar Nomor 1 tersebut dan mendapatkan kepastian hukum dan keadilan bagi klien kami, namun hingga saat ini kami belum menerima tanggapan secara tertulis dari pihak Satpol PP Kota Jakarta Selatan maupun pihak-pihak yang terkait,” ujarnya.

Akibat yang timbul dalam kelalaian/pembiaran yang dilakukan oleh Satpol PP Jakarta Selatan dalam Pembongkaran Paksa Rumah Liar Nomor 1 tersebut berupa kerugian secara materiil dan immateriil. Dijelaskan dia, seperti kebisingan yang ditimbulkan, sampah yang berserakan di lokasi pembangunan dan bahan-bahan bangunan proyek yang menghalangi jalan masuk ke rumah milik klien kami.

Terlebih dikeluhkan dia, termasuk para tukang yang bekerja sepanjang jalan menuju rumah klien kami sehingga saat ini Pemilik/Penghuni Rumah Liar Nomor 1 tersebut masih melakukan pembangunan Rumah Liar Nomor 1 tersebut hingga bangunan lantai 2 (dua), sudah hampir selesai dalam tahap pembangunannya dan pemilik/penghuni Rumah Liar Nomor 1 siap menempati Rumah Liar Nomor 1 tersebut. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *