oleh

Tolak Revisi UU KPK, HMI MPO Bireuen Demo DPRK

Bireuen, TribunAsia.com – Himpunan Mahasiswa Islam melakukan Unjuk rasa di Alun-alun dan depan Gedung DPRK Kabupaten Bireuen, Kamis, (19/9). Mereka berunjuk rasa menolak penetapan hasil revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami melakukan aksi damai dalam rangka menolak penetapan hasil revisi UU KPK,” kata Korlap Syibran Malasi saat memulai orasinya.

Syibran Malasi yang juga selaku Ketua Umum HMI MPO Cabang Bireuen ini menuturkan alasan terkait penolakan terhadap disahkannya revisi UU KPK karena  hanya akan melemahkan lembaga anti rasuah.

“Atas rekomendasi kajian dan diskusi pengurus cabang dan seluruh pimpinan komisariat selingkup Cabang Bireuen, dan Intruksi dari PB HMI, maka kami menolak penetapan hasil revisi tersebut,” ujarnya.

Syibran mengatakan, publik hari ini tiba-tiba dikejutkan oleh proses revisi UU KPK nomor 30 tahun 2002 yang mendadak dan tergesa-gesa.

Dalam Aksi tersebut pimpinan DPRK menyambut baik kedatangan mahasiswa dari HMI-MPO, DPRK menyampaikan pernyataan dalam surat resmi yang berisi bahwa DPRK Bireuen akan mengkaji aspirasi yang disuarakan HMI MPO.

“Kami meminta waktu sampai tanggal 27 September 2019 untuk menyampaikan dan menindaklanjuti aspirasi ini,” ujar Rusydi Mukhtar selaku pimpinan sementara DPRK Bireuen.

HMI-MPO Cabang Bireuen akan menunggu informasi dari DPRK Bireuen sampai dengan tanggal 27 September 2019.

“Jika tidak ditindaklanjuti maka kami akan turun lagi dengan massa yang lebih banyak lagi,” tutup Syibran. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *