oleh

Selain Mister Crack, Jimly Asshiddiqie Sebut BJ Habibie Peletak Demokrasi Modern

Jakarta, TribunAsia.com – Prof.Dr. Jimly Asshiddiqie SH menjelaskan detik-detik kepergian almarhum Baharuddin Jusuf Habibie bertepatan dengan waktu adzan maghrib. Namun, disela-sela melayat dia pun mendoakan kiranya mantan Presiden RI ke-3 itu khusnul khotimah.

“Kita doakan beliau khusnul khotimah dari tanda-tandanya dia meninggal dalam keadaan tersenyum. Dia meninggal persis sesudah adzan maghrib Saya rasa meninggalnya di detik-detik yang baik itu namanya khusnul khotimah berakhir dengan baik,” ujar Jimly di Komplek Pemakaman Pahlawan Kalibata Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

Dia yang pernah menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003-2008 itu menambahkan, dimata dunia BJ Habibie merupakan tokoh besar terutama dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Kata dia, didunia industri Dirgantara Habibie mandapat julukan Mister Crack karena teori-teori beliau digunakan diberbagai belahan dunia.

“Dia tokoh besar yang kita miliki sebagai bangsa. Jadi kita kehilangan, tetapi dia juga tokoh yang mendunia. Kalau di dunia industri Dirgantara dia disebut Mister Crack teori ini dipakai di mana-mana jadi dia ini (BJ Habibie) tokoh dunia,” tutur akademisi itu.

Masih dalam penjelasan Jimly, sosok almarhum tersebut, Indonesia diakui dunia karena BJ Habibie dinobatkan sebagai peletak demokrasi modern termasuk didunia Islam.

“Bahkan di berbagai negara dia di persepsi sebagai peletak demokrasi Indonesia modern. Nah juga di dunia Islami, di dunia Islam itu ilmu pengetahuan dan teknologi belum setingkat seperti di barat maupun di Jepang dan di mana-mana,” ungkapnya kepada TribunAsia.com.

Terlebih, menurut dia BJ Habibie merupakan pemeluk agama Islam yang pertama kali menciptakan pesawat terbang. Jimly Asshiddiqie pun berpendapat, Alhmarhum BJ Habibie selain menjadi tokoh yang dipandang umat Islam sedunia.

“Jadi orang Islam baru satu orang yang bisa bikin pesawat terbang itu langsung itu diatas. Jadi Pak Habibie di Maroko, di Turkey di Pakistan tokoh umat Islam didunia seperti dunia kehilangan. Dia tokoh-tokoh yang dieluh-eluhkan,” terangnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *