oleh

KOPEL : DPRD Baru Kota Bogor Harus Berani Keluar dari Zona Nyaman

Bogor, TribunAsia.com – Hari ini sebanyak 50 anggota DPRD Kota Bogor dilantik dan diambil sumpahnya sebagai anggota DPRD Kota Bogor Periode 2019-2024.  Terhitung ada 25 anggota DPRD baru dan juga 25 anggota DPRD petahana yang duduk pada periode lalu.

Banyak harapan publik yang dibebankan pada anggota DPRD baru ini. Orang baru tentu semangat baru. Orang baru harus lebih baik dari sebelumnya.

KOPEL sendiri berharap anggota DPRD baru ini, khususnya para pendatang baru dan anak-anak muda berani untuk keluar dari zona nyaman yang selama ini ada di DPRD Kota Bogor.

“Selama ini DPRD sepi dari sorotan publik, tampak adem ayem dan tampak asyik dengan dirinya. padahal DPRD adalah lembaga representasi rakyat yg seharusnya penuh dinamika dengan partisipasi masyarakat dan lalu lintas informasi publik yang dinamis, mendorong dan memacu aktifitas publik” Jelas Anwar Razak, Direktur KOPEL Indonesia dalam keterangan tertulisnya kepada Tribun Asia.com, Selasa (20/8).

Pemda Kota Bogor mengelola Belanja Langsung sekitar 1.4 T yang kelihatannya belum maksimal menyelesaikan persoalan-persoalan mendasar seperti kemiskinan, kemacetan dan rendahnya kualitas layanan publik.

Anggota DPRD harus ada kesadaran ini dan tidak tergoda untuk menghabiskan waktu dan anggaran untuk plesiran dan studi banding. Mereka harus lebih kritis pada kegiatan mereka sendiri dan tentu kepada Pemkot Bogor.

“Sesuai data ApBD 2019 Pemkot Bogor mengalami defisit sebesar 257 M akibat dari banyaknya alokasi anggaran yang tidak efektif dan efisien seperti anggaran jalan-jalan plesiran yg dibungkus dengan kata studi banding,” terang Anwar.

Selamat kepada ke 50 anggota baru DPRD KOta Bogor  semoga dapat mengemban amanah tersebut. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *