oleh

Gubernur Sulsel Digoyang Hak Angket, HMI-MPO : Harus Objektif

Makassar, TribunAsia.com – Proses hak angket DPRD Sulawesi Selatan yang mengarah ke pemakzulan terhadap Gubernur Sulawesi Selatan  Nurdin Abdullah menyita perhartian semua pihak, tidak terkecuali Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO).

Menurut  Samsuryadi Al Barru Ketua Umum Badan Koordinasi HMI-MPO SulselBar, ini menjadi uji pembuktian terhadap independesi dan keberpihakan Anggota DPRD Sulsel dalam menentukan keputusan akhirnya.

“Proses Hak Angket menjadi uji pembuktian antara DPRD dan Gubernur,” sebutnya.

Lanjut Samsuryadi Al Barru “Jika terbukti Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang salah maka sejarah  akan mencatat bahwa beliau Gubernur gagal, KKN, tidak transparan dan pendendam sepanjang sejarah, sebaliknya jika DPRD yang tidak independen dan ada intervesi dari pihak elit tertentu maka sesungguhnya mereka adalah penghianat dan perlu di laporkan ke KPK,” ujarnya, hari ini (19/8)

Ia mengungkapkan sidang hak angket cukup menyita waktu, ada  masalah yang terjadi di Sulsel yang seharusnya dianggap penting dan mendesak namun kita abaikan dan pada akhirnya kehilangan momentum.

“Pak Gubernur baru bekerja namun dengan adanya hak angket DPRD tentu menyita waktu dan konsentrasinya sehingga banyak rencna yang ia ingin lakukan namun tidak jadi karena harus konsentrasi,” ungkapnya.

Samsuryadi mengungkapkan sebentar lagi anggota DPRD baru mau dilantik, jangan sampai terbebani ke mereka yang ingin bekerja untuk masyarakat Sulsel.

“Kita tetap menunggu hasil sidang angket namun anggota DPRD harus objektif dalam memberikan  informasi kepada masyarakat, jangan sampai berdampak pada pembangunan yang tak jalan,” jelasnya.

Samsuryadi berharap keputusan angket ini mewakili kepentingan masyarakat, ini bukan soal salah atau tidak namun nasib masyarakat Sulsel yang terzalimi.

“Kita sebagai anak muda Sulsel  tak ingin menjadi bahan bully karena kolaborasi pemerintahnya dan DPRD yang tidak jalan,” tutupnya. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *