oleh

Konjen RI Evakuasi Sekitar 47 WNI di Hongkong, Ketua Komisi I DPR RI Beri Apresiasi

Jakarta, TribunAsia.com – Ketua Komisi 1 DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari mengapresiasi langkah Kemenlu RI wabil khusus Konsulat Jenderal RI di Hong Kong yang dikabarkan berhasil mengevakuasi 47 orang WNI di bandara Hongkong yang sempat diduduki demonstran kemarin.

“Langkah cepat, sistematis dan taktis harus terus dilakukan untuk menjaga keselamatan dan keamanan WNI yang berada di Hongkong” ungkapnya di Jakarta, Selasa (13/8).

Saat ini unjuk rasa sedang marak terjadi di Hongkong, demonstran mulai menyasar fasilitas publik berskala Internasional.

“Untuk itu Konjen RI di Hongkong sudah tepat mengambil langkah seperti evakuasi yang dilakukan  terhadap WNI yang berada di bandara” jelas Kharis.

Legislator yang terpilih kembali mengemban amanah di DPR RI hingga 2024 ini menekankan agar keamanan dan keselamatan semua WNI menjadi tanggung jawab negara.

“Oleh karena itu Kementerian Luar Negeri (Kemlu) agar terus memastikan bahwa Pekerja Migran Indonesia (PMI/TKI) untuk tidak turut dalam aksi demonstrasi di HongKong yang bisa membahayakan keselamatan mereka” tegasnya.

Indonesia punya sikap politik bebas aktif dan tidak  mencampuri urusan dalam negeri negara lain, oleh karena dirinya menghimbau agar pemerintah Indonesia meminta supaya WNI para pekerja Indonesia yang berada di Hongkong tetap mematuhi hukum disana dan jangan terlibat dalam setiap aksi demonstrasi di negara lain.

Belajar dari krisis politik di berbagai negara, Kharis meminta agar Kemenlu menyiapkan segala opsi untuk menangani dan membantu WNI di Hongkong.

“Situasi di Hongkong kalau semakin tidak terkendali saya kira pemerintah harus menyiapkan semua opsi seperti mengevakuasi semua WNI keluar dari Hongkong jika diperlukan” imbuhnya.

Selama WNI di Hongkong menjauhi tempat para demonstran maka keamanan mereka masih dalam perlindungan aparat berwenang di Hongkong. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *