oleh

Kejar Target, Akhir Masa Bakti Dirut PDAM Depok Sudah Pakai APBD Rp462 M dari Rp495 M APBD

Depok, TribunAsia.com – Demi agresi target 100.100 pelanggan baru, Pemkot Depok telah menyertakan penanaman modal yang bersumber dari APBD Depok ke PDAM sebesar Rp495 miliar. Dana ini yang semula direncanakan cair bertahap selama 5 tahun dari 2017-2022.

Dilaporkan TribunAsia.com, Rabu (14/8). Pemutakhiran info, per Juli 2019 malah sudah dicairkan sebesar Rp462 miliar. Hal ini diakui Kepala Bidang Akuntansi Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok Ahmad Karyawan.

“Untuk PDAM sudah dicairkan dana penyertaan modal sebesar Rp462 miliar sampai Juli 2019,” jelasnya.

Ketua Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Tirta Asasta Kota Depok Hardiono mengklaim kinerja keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMN) ini sangat baik. Pasalnya, sudah diaudit oleh akuntan publik. Disebutnya, dengan kata lain BUMD pemegang hak tunggal bisnis air konsumsi ini sehat dan menguntungkan.

“PDAM sudah diaudit oleh akuntan publik independen. Hasilnya WTP. berarti keuangan PDAM dinilai sehat,” ujar Hardiono singkat kepada awak pers.

Ketua Gerakan Masyarakat Pelestari Lingkungan Hidup (GMPLH), Jamal, mempertanyakan agresivitas Dirut PDAM Olik Abdul Holik dalam mencairkan dana tersebut dalam melaksanakan proyek ekspansi jaringan sebab, tidak sesuai dengan penambahan pelanggannya. Disinyalir Dana yang miliaran untuk masa kerja lima tahun dipakai dalam dua tahun berkaitan dengan akan berakhirnya masa bakti direktur utama sekarang, pada akhir tahun 2109 ini.

“Ini pemakaian anggaran dananya kita perhatikan jor-joran. Dana hampir setengah triliun itu untuk lima tahun dikeruk hanya dalam dua tahun saja. Saya kira, ini berkaitan masa bakti Dirut PDAM berakhir tahun 2019 ini,” jelas Jamal. (HIR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *