oleh

Efek Kosmetik Oplosan yang Dipromosikan Via Vallen

Surabaya, TribunAsia.com – Kosmetik oplosan yang dipromosikan pedangdut Nella Kharisma dan Via Vallen bisa mengakibatkan iritasi pada kulit pemakainya.

Fakta itu disampaikan Handayani Rahma, pemeriksa bahan farmasi BPOM Jatim, saat menjadi saksi dalam sidang terhadap terdakwa Karina Indah Lestari di Pengadilan Negeri Surabaya.

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur - ZONA INTEGRITAS (Wilayah Bebas Korupsi)

Karina dianggap telah mengoplos kosmetik dari merek ternama ke kemasan baru bermerek Derma Skin Care (DSC) Beauty buatannya.

Saat bahan kosmetik dioplos, tidak ada jaminan bahannya steril dan takarannya sudah tepat.

“Mencampur produk kosmetik lalu diedarkan lagi tidak bisa menjamin produk itu aman. Bisa-bisa mengakibatkan iritasi yang membahayakan konsumen,” kata dia di hadapan majelis hakim yang diketuai Hisbullah.

Kosmetik oplosan yang dijual Karina tidak mengantongi izin edar. Dengan demikian, keamanannya diragukan. Sementara itu, Karina membantah telah mengoplos. “Saya hanya memindahkan ke kemasan baru,” ucap Karina.

Dia mengaku sudah lama mengurus izin edar ke BPOM, tapi tidak kunjung terbit. Sampai akhirnya, dia memutuskan untuk mengedarkan kosmetiknya tanpa ada izin.

Kosmetik itu dijual secara online dan beredar ke sejumlah daerah di Indonesia. Untuk menarik minat konsumen, dia meng-endorse Via dan Nella agar mempromosikan melalui Instagram.

Dari endorse tersebut, Via mendapat fee Rp 15 juta. Sedangkan Nella Rp 8 juta. Promosi melalui keduanya di media sosial cukup membantu penjualan kosmetik tersebut di daerah luar Jawa. Karina sebelumnya ditangkap Polda Jatim.  (LH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *