oleh

Perluasan Ganjil Genap, Ini 28 Gerbang Tol yang Kena

Jakarta, TribunAsia.com – Uji coba perluasan ganjil genap di wilayah Jakarta dimulai hari ini, Senin (12/8), ternyata berdampak pada ruas jalan tol yang saat ini menjadi kawasan ganjil genap.

Ada sekitar 28 ruas jalan tol yang terkena ganjil genap, di mana gerbang tol yang sejajar dengan jalan yang masuk dalam area ganjil genap.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, jalan tol yang terkena ganjil genap ialah gerbang tol yang sejajar dengan jalan yang terkena ganjil genap.

Berikut 28 ruas jalan sekitar tol yang terkena ganjil genap:

  1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang
    2. Gerbang keluar Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso
    3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 2
    4. Gerbang keluar Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama
    5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 1
    6. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan
    7. Gerbang keluar Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar
    8. Gerbang keluar Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda
    9. Gerbang keluar Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan
    10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 2
    11. Gerbang keluarGerbang keluarTol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran
    12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet 1
    13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 2
    14. Gerbang keluar Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II
    15. Gerbang keluar Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika
    16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang
    17. Gerbang keluar Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang
    18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas
    19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati
    20. Gerbang keluar Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat
    21. Gerbang keluar Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya
    22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara
    23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun
    24. Gerbang keluar Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya
    25. Gerbang keluar Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan
    26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas
    27. Gerbang keluar Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan
    28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih.

Sementara itu, perlakuan ganjil genap hanya kepada kendaraan jenis mobil, sedangkan sepeda motor tidak.

“Untuk sepeda motor kami tidak berlakukan ganjil genap, jadi hanya mobil saja seperti biasa. Walaupun ada peningkatan volume motor tetapi itu tidak berdampak signifikan terhadap kemacetan,” tegas Syafrin.

Terkait jalur alternatif yang disarankan oleh Dinas Perhubungan DKI, pengemudi mobil bisa melewati jalur-jalur sebagai berikut:

Dari arah Timur: Jalan Perintis Kemerdekaan-Jalan Suprapto-Jalan Salemba Raya-Jalan Matraman-dan seterusnya.

Dari arah Selatan: Jalan Warung Jati Barat-Jalan Pejaten Raya-Jalan Pasar Minggu-Jalan Soepomo -Jalan Saharjo- dan seterusnya.

Dari arah Timur: Jalan Akses Tol Cikampek-Jalan Sutoyo-Jalan Dewi Sartika-dan seterusnya.

Dari arah Utara: Jalan S Parman-Jalan Tomang Raya-Jalan Suryapranoto/Jalan Cideng dan seterusnya. (RAT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *