oleh

Soal Pilwali Tangsel, LSM Gerimis : Lurah Menjadi Walikota Pertama di Indonesia

Tangsel, TribunAsia.com – Tinggal menghitung waktu perhelatan pemilihan walikota Tangerang Selatan, isu beredar akan banyak calon walikota yang akan tampil dari anak wapres, istri cawapres, wakil walikota, sekda, tokoh ormas, pengamat politik, praktisi pendidikan, artis hingga lurah yang terbilang berani maju dalam pemilihan walikota Tangsel.

LSM Gerimis menyoroti pilwali Tangsel terbilang sexy dan tidak heran jika peminatnya pun berseri dari berbagai kalangan.

Padahal dari sekian calon yang sudah mengenalkan dirinya, kami anggap tokoh birokrasi seperti lurah adalah hal luar biasa,” Jelas Bayu Hamdy Noersal Ketua LSM Gerimis (Gerakan Masyarakat Miskin) Kota Tangerang Selatan (07/8) di kantornya.

Sosok Lurah Tomi Patria terlihat lebih merakyat dibandingkan calon lain selain peduli dan dikenal masyarakat Tangsel, Lurah Tomi juga dekat dengan masyarakat miskin Tangsel,” jelas pria kelahiran Jakarta yang puluhan tahun menetap di Tangsel.

“Jika merujuk dalam atensi program gerimis, masyarakat menilai lurah yang siap menjadi walikota di Tangsel adalah pertama di Indonesia dan itu perlu di dukung,” tandas Bayu Gerimis biasa di sapa.

Berdasarkan pantauan awak media banyaknya calon walikota yang mulai menebar pesona melalui media sosial, spanduk yang terpampang disepanjang jalan di beberapa wilayah di Tangsel terlihat dukungan menguat kepada Lurah Tomi Patria.

“Sudah selayaknya masyarakat Tangsel mendukung beliau, kami dari garakan rakyat miskin lebih berharap Lurah Tomi memimpin Tangsel, ucapnya.

Sebelumnya, Syamsudin (57) warga Pondok Aren yang ditemui mengatakan bahwa menjadi walikota memang memiliki banyak kriteria selain paham birokrasi tentunya dikenal baik dengan seluruh lapisan masyarakat bukan cuma dikenal pejabat saja.

“Biar pun masih muda dan walau Lurah sah-sah saja menjadi walikota, cuma bicara ASN tentunya ada anak buah dan pimpinan sebab sekda Tangsel juga ingin mencalonkan diri,” tegas bang udin

“Kalau bicara birokrasi dan atasan tentunya sekda lebih tinggi namun bicara hak warga negara semua orang boleh memberanikan diri maju sebagai walikota” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *